Banjir Rendam 53 Rumah di Sukarejo, Tagana Bergerak Cepat Lakukan Asesmen

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

BATU BARA — Hujan yang memicu luapan air kembali menjadi ancaman bagi warga Kabupaten Batu Bara. Sedikitnya 53 rumah warga di Desa Sukarejo, Kecamatan Sei Balai, terdampak banjir yang terjadi pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Merespons kondisi tersebut, Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Batu Bara bergerak cepat melakukan pemantauan, pendataan, dan asesmen lapangan guna memastikan dampak bencana serta kebutuhan masyarakat terdampak.

Berdasarkan laporan yang disampaikan TAGANA kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Batu Bara pada Kamis (18/6/2026), banjir merendam puluhan rumah warga dan menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi, peristiwa ini menjadi alarm penting akan kerentanan wilayah terhadap bencana hidrometeorologi yang belakangan semakin sering terjadi akibat perubahan cuaca ekstrem.

Ketua tim asesmen TAGANA bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi guna melakukan verifikasi data, pendataan kebutuhan warga, serta koordinasi lintas sektor untuk mempercepat langkah penanganan.

“Prioritas utama saat ini adalah memastikan kondisi warga terdampak, melakukan pendataan secara akurat, dan menyiapkan langkah penanganan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan,” demikian disampaikan dalam laporan resmi TAGANA.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan awal kejadian tersebut, di antaranya Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara, BPBD Kabupaten Batu Bara, Camat Sei Balai, Pemerintah Desa Sukarejo, serta personel TAGANA.

Adapun langkah yang telah dilakukan meliputi koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, asesmen lokasi terdampak, serta pelaporan kepada Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara sebagai dasar tindak lanjut bantuan dan penanganan.

Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan kolektif dalam menghadapi potensi bencana. Sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi instrumen strategis untuk meminimalisasi risiko serta mempercepat pemulihan pascabencana.

Hingga laporan ini diterbitkan, proses pendataan dan koordinasi penanganan masih terus berlangsung untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak dapat tertangani secara optimal.

Berita Terkait

Kapolri Sigit Hadiri Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha di Rembang
Wisuda 79 Lulusan Polteka Mangunwijaya, Direktur: Jangan Terlena oleh Pujian
Karakteristik Papua Barat Jadi Ruang Belajar Polwan di IAWP Conference 2026
Sat Lantas Polres Tanjung Balai Tertibkan PKL di Pasar Suprapto untuk Atasi Kemacetan
Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima 31 Sertifikat Aset Tanah Milik Pemko Tanjung Balai dari BPN
Kolaborasi Peningkatkan Kualitas Pendidikan dan SDM, Wali Kota Tanjung Balai Tandatangani MoU Bersama Polbangtan Medan
Polres Tanjung Balai Gelar Patroli Rutin, Pastikan Jalan Aman dan Bebas Kejahatan Malam Hari
Polres Tanjung Balai Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Datuk Bandar Timur

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:39 WIB

Kapolri Sigit Hadiri Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha di Rembang

Minggu, 27 September 2026 - 07:54 WIB

Wisuda 79 Lulusan Polteka Mangunwijaya, Direktur: Jangan Terlena oleh Pujian

Sabtu, 26 September 2026 - 21:09 WIB

Karakteristik Papua Barat Jadi Ruang Belajar Polwan di IAWP Conference 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 21:06 WIB

Sat Lantas Polres Tanjung Balai Tertibkan PKL di Pasar Suprapto untuk Atasi Kemacetan

Sabtu, 26 September 2026 - 09:02 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima 31 Sertifikat Aset Tanah Milik Pemko Tanjung Balai dari BPN

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page