Keluarga Kenang Nataniel D. Mandacan sebagai Pribadi Disiplin dan Teguh Prinsip, Kepergiannya Tinggalkan Duka Mendalam

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MANOKWARI —  Kepergian almarhum Nataniel D. Mandacan meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya.

Dalam prosesi persemayaman di rumah duka, Senin, 6 Juli 2026, keluarga mengenang almarhum sebagai sosok yang disiplin, teguh memegang prinsip hidup, serta lebih banyak memberi teladan melalui tindakan daripada kata-kata.

Mewakili keluarga, Obet A. Rumbruren, paman almarhum, menyampaikan rasa kehilangan yang begitu besar atas berpulangnya Nataniel. Di tengah kesedihan yang menyelimuti keluarga, kehadiran para pendeta, kerabat, sahabat, tetangga, dan masyarakat menjadi penghiburan yang menguatkan.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pendeta dan seluruh hadirin yang telah hadir, mendoakan, serta memberikan penguatan bagi keluarga yang sedang berduka,” ujar Obet dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, atas perhatian, kepedulian, dan bantuan yang diberikan kepada almarhum beserta keluarga selama masa duka.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada seluruh rekan kerja, sahabat, tetangga, dan masyarakat yang dengan tulus mendampingi keluarga sejak almarhum mengembuskan napas terakhir hingga prosesi penghormatan terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak apabila semasa hidup almarhum pernah melakukan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

“Kami juga memohon, apabila semasa hidup almarhum masih memiliki sangkutan atau kewajiban yang belum terselesaikan, kiranya dapat menghubungi keluarga dengan membawa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan agar dapat diselesaikan secara baik,” kata Obet.

Sementara itu, adik bungsu almarhum, Demianus Mandacan, mengenang kakaknya sebagai pribadi yang pendiam, tetapi memiliki integritas yang tinggi. Menurutnya, almarhum tidak banyak mengucapkan janji, namun setiap perkataannya selalu diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Apa yang beliau katakan pasti beliau lakukan. Itulah yang kami lihat setiap hari dalam kehidupan beliau,” tutur Demianus dengan suara bergetar.

Ia menambahkan, almarhum memiliki kebiasaan mencatat setiap rencana pekerjaan dan kegiatan yang akan dilakukan. Kebiasaan sederhana itu mencerminkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan kesungguhan yang selalu menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Bagi Demianus, pelajaran hidup yang paling berharga dari sang kakak adalah pentingnya berpikir dengan bijaksana sebelum berbicara.

“Beliau selalu mengingatkan kami, sebelum berbicara, pikirkan terlebih dahulu agar jangan sampai perkataan kita melukai hati orang lain,” ujarnya.

Bagi keluarga, Nataniel D. Mandacan akan selalu dikenang sebagai sosok yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral, hidup dengan penuh tanggung jawab, setia pada prinsip, serta meninggalkan warisan keteladanan yang akan terus hidup dalam ingatan orang-orang yang pernah mengenalnya.

Kepergian seseorang memang meninggalkan air mata, tetapi keteladanan hidup yang diwariskan akan menjadi jejak yang tak lekang oleh waktu. Di tengah duka yang mendalam, keluarga percaya bahwa kasih Tuhan akan menguatkan setiap hati yang ditinggalkan.

Sebagaimana firman Tuhan dalam Wahyu 21:4:”Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

Kiranya pengharapan di dalam Kristus menjadi kekuatan bagi seluruh keluarga besar Nataniel D. Mandacan dalam melewati masa-masa penuh kehilangan ini.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Polsek Air Putih Tangani Kebakaran Rumah Warga di Desa Tanah Tinggi
Tragedi 01.15 WIB: Kepala Keluarga Tewas Terbakar di Samping Kantor Desa Simpang Gambus
Respons Cepat Tim Gabungan, Mayat Mengapung di Tanjung Tiram Langsung Dievakuasi ke RSUD
Kecelakaan Maut Bus Travel Dengan Truk di Tol Lima Puluh–Indrapura 4 Orang Meninggal 17 Luka-luka
Berawal Saling Ejek, Tawuran Antar Remaja Kembali Pecah di Tanjung Tiram
Kecelakaan di Tol Lima Puluh – Indra Pura 10 Orang Luka – Luka
Warga Rohil Meninggal Tertimpa Sampan Nelayan Saat Bekerja di Tanjung Tiram
Dinsos Bersama Tim Gabungan Kabupaten Batu Bara Gerak Cepat Tinjau Lokasi Banjir di Sei Balai

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 12:24 WIB

Keluarga Kenang Nataniel D. Mandacan sebagai Pribadi Disiplin dan Teguh Prinsip, Kepergiannya Tinggalkan Duka Mendalam

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:56 WIB

Polsek Air Putih Tangani Kebakaran Rumah Warga di Desa Tanah Tinggi

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:33 WIB

Tragedi 01.15 WIB: Kepala Keluarga Tewas Terbakar di Samping Kantor Desa Simpang Gambus

Senin, 22 Juni 2026 - 18:50 WIB

Respons Cepat Tim Gabungan, Mayat Mengapung di Tanjung Tiram Langsung Dievakuasi ke RSUD

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:52 WIB

Kecelakaan Maut Bus Travel Dengan Truk di Tol Lima Puluh–Indrapura 4 Orang Meninggal 17 Luka-luka

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page