Pembangunan Gedung NICU RSUD H. OK Arya Zulkarnain 1 Miliar Lebih Disorot

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BATU BARA – Proyek pembangunan Gedung Neonatal Intensive Care Unit (NICU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, Kabupaten Batu Bara, senilai Rp1,14 miliar menjadi sorotan sejumlah pihak.

Sorotan tersebut muncul setelah ditemukan tidak adanya keterangan mengenai konsultan pengawas pada papan informasi proyek yang terpasang di lokasi pekerjaan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan gedung yang diperuntukkan bagi layanan perawatan intensif bayi baru lahir tersebut.

Berdasarkan hasil pantauan tim media di lokasi proyek pada Kamis (11/6/2026), pekerjaan pembangunan Gedung NICU dilaksanakan oleh penyedia jasa CV Hardika Mandiri Utama dengan nilai kontrak sebesar Rp1.140.000.000.

Proyek tersebut tercatat dalam Nomor SPK: 2001/PK/PPK/SP/RSUD-BB/III/2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender. Sumber pendanaan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026.

Ketiadaan informasi mengenai konsultan pengawas pada papan proyek memunculkan kekhawatiran terkait pengendalian mutu pekerjaan.

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi pemerintah, fungsi pengawasan memiliki peran penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, mutu, waktu pelaksanaan, serta ketentuan kontrak yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak RSUD H. OK Arya Zulkarnain maupun pejabat terkait mengenai ada atau tidaknya konsultan pengawas yang ditunjuk dalam proyek tersebut.

(Tim)

 

Berita Terkait

SPBU Sumbersari Terlibat Aliran Solar Subsidi? Terduga Pelaku Diamankan Polsek Srono
Plh Wali Kota Tanjung Balai Monitoring Sidak Pasar Tradisional Pastikan Pasokan Pangan Jelang idul Adha
BPBD Batu Bara Pastikan Keamanan Jembatan Sei Tanjung
Bau Busuk Menyengat, Warga Minta Relokasi TPS Jalan Sutan Syahrir Kisaran
Polda Malut Kembali Didesak Seriusi Kasus RSP dan Jalan Pulau Makian
Pembangunan RSP Masuk Rana Hukum, Janji Bupati Bassam Dinanti Publik
Pembangunan Jalan Dusun II Desa Sei Mataram Dipertanyakan
Kadinkes Halsel Bungkam, Pembangunan RSP Makian Diduga Ada Praktek KKN

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:24 WIB

Pembangunan Gedung NICU RSUD H. OK Arya Zulkarnain 1 Miliar Lebih Disorot

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:34 WIB

SPBU Sumbersari Terlibat Aliran Solar Subsidi? Terduga Pelaku Diamankan Polsek Srono

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:24 WIB

Plh Wali Kota Tanjung Balai Monitoring Sidak Pasar Tradisional Pastikan Pasokan Pangan Jelang idul Adha

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:13 WIB

BPBD Batu Bara Pastikan Keamanan Jembatan Sei Tanjung

Minggu, 9 Maret 2025 - 21:59 WIB

Bau Busuk Menyengat, Warga Minta Relokasi TPS Jalan Sutan Syahrir Kisaran

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wali Kota Tanjung Balai Kawal dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:10 WIB

You cannot copy content of this page