Manokwari – Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat memastikan kesiapan armada transportasi darat untuk mendukung pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan berlangsung di Manokwari.
Hingga hari kedua pelaksanaan tugas kepanitiaan pada Sabtu (30/5/2026), sebanyak 202 unit kendaraan telah terdaftar untuk melayani kebutuhan transportasi peserta dan tamu dari seluruh Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek, S.Sos., M.A., mengatakan pihaknya bersyukur atas dukungan masyarakat yang begitu besar dalam menyukseskan ajang keagamaan nasional tersebut.
“Kami bersyukur kepada Tuhan karena sampai hari ini seluruh persiapan transportasi berjalan dengan baik. Dinas Perhubungan mendapat tanggung jawab sebagai koordinator transportasi untuk mendukung kelancaran Pesparawi Nasional XIV,” ujar Markus di Manokwari, Sabtu (30/5).
Menurutnya, seluruh armada yang akan digunakan telah didata dan diverifikasi sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Data yang dikumpulkan meliputi nomor polisi kendaraan, STNK, SIM pengemudi, serta identitas sopir guna memastikan keamanan dan kenyamanan pelayanan.
Markus menjelaskan, tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah kendaraan yang didaftarkan melebihi perkiraan panitia. Hingga saat ini tercatat sebanyak 202 unit kendaraan dari berbagai jenis dan merek telah siap mendukung kegiatan tersebut.
“Animo masyarakat sangat luar biasa.
Panitia sebenarnya membatasi jumlah kendaraan, tetapi yang mendaftar jauh melebihi perkiraan. Ini menunjukkan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan Pesparawi Nasional di Papua Barat sangat besar,” katanya.
Armada yang disiapkan terdiri atas bus untuk mengangkut peserta dalam jumlah besar, serta kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) seperti Fortuner dan Pajero yang akan digunakan untuk melayani tamu VVIP dan pejabat dari kementerian maupun instansi pusat.
Untuk mengantisipasi kebutuhan tambahan selama kegiatan berlangsung, Dinas Perhubungan juga telah menyiapkan database kendaraan cadangan yang dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terdapat permintaan tambahan dari panitia maupun peserta.
Selain itu, pihaknya akan melaksanakan simulasi kesiapan transportasi pada H-2 atau H-1 sebelum pembukaan Pesparawi guna memastikan seluruh armada dan personel siap bertugas.
“Kami ingin memastikan seluruh kendaraan benar-benar laik jalan. Saat ini masih ada beberapa unit yang menjalani perbaikan ringan seperti penggantian ban, servis, dan pergantian oli agar memenuhi standar pelayanan,” jelas Markus.
Dinas Perhubungan juga berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan untuk memanfaatkan sejumlah armada bus yang sebelumnya telah dialihkan ke daerah tersebut. Armada tersebut akan digunakan sementara selama pelaksanaan Pesparawi dan dikembalikan setelah kegiatan selesai.
Terkait transportasi udara, Markus mengatakan sebagian besar peserta dari berbagai provinsi akan datang secara mandiri menggunakan maskapai penerbangan yang telah mereka pilih. Namun demikian, panitia tetap melakukan koordinasi guna memastikan kelancaran kedatangan para peserta dari seluruh Indonesia.
Secara umum, Markus menegaskan kesiapan transportasi darat untuk Pesparawi Nasional XIV berada dalam kondisi aman dan terkendali.
“Kami optimistis seluruh kebutuhan transportasi dapat terpenuhi sehingga para peserta dan tamu yang datang ke Manokwari dapat terlayani dengan baik selama pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV,” pungkasnya.
Penulis : Amartus Rahakbauw K






















