BATU BARA — Warga di Lingkungan III, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara mengeluhkan persoalan air pasang laut yang kerap masuk hingga ke dalam rumah mereka.
Kondisi ini disebut telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa ada penanganan yang serius dan tuntas.
Air pasang tidak hanya menggenangi pekarangan, tetapi juga merendam bagian dalam rumah warga yang mengakibatkan berbagai perabotan rumah tangga rusak dan aktivitas sehari-hari terganggu.
Seorang warga sekitar, Irfandi mengatakan bahwa peristiwa tersebut sudah menjadi rutinitas yang harus mereka hadapi setiap kali air laut naik.
“Air pasang masuk ke dalam rumah seperti ini sudah sering terjadi. Ini sudah kami alami bertahun-tahun,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut sudah rutin terjadi dan membawa kerugian karena kerusakan barang-barang rumah.
Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan solusi terhadap persoalan yang telah berlangsung lama ini.
“Kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah daerah, agar masalah ini bisa segera diatasi,” tambah Irfandi.
Warga juga berharap kepada Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, bersama Wakil Bupati Syafrizal memberikan perhatian khusus dengan menangani persoalan tersebut.
Hingga kini, masyarakat masih menunggu dan beharap tindakan dari pemerintah daerah guna mengakhiri persoalan air pasang yang telah menjadi beban berkepanjangan bagi warga Labuhan Ruku.
Penulis : Ham/red



















