MANOKWARI — Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melakukan pertemuan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta pada Jumat (10/4/2026) untuk membahas sejumlah isu strategis sektor energi dan pertambangan di Papua Barat.
Asisten II Papua Barat, Melkias Werinussa, mengatakan dalam pertemuan tersebut gubernur menyampaikan lima poin utama, yakni pencairan Participating Interest (PI) 10 persen, alokasi gas sebesar 20 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd), lokasi kontrak kerja baru, penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), serta permintaan masyarakat adat Suku Sebyar terkait pembangunan koperasi penjualan minyak dan gas.
Menurut Melkias, Menteri ESDM merespons positif usulan tersebut, termasuk komitmen terkait alokasi gas untuk Papua Barat.
“Terkait 20 mmscfd itu merupakan janji Menteri ESDM. Dalam setahun, Papua Barat akan mendapat jatah dua kali pengapalan,” ujarnya.
Selain itu, Menteri ESDM juga mendorong percepatan realisasi PI 10 persen, khususnya kepada pihak terkait, serta menyampaikan bahwa perusahaan Genting Oil dijadwalkan mulai produksi pada April tahun depan.
Terkait penetapan WPR, pemerintah daerah diminta segera menyiapkan wilayah yang diusulkan. Saat ini, usulan telah mencakup tiga kabupaten, yakni Manokwari, Pegunungan Arfak, dan Teluk Wondama.
Melkias menambahkan, Menteri ESDM juga telah menginstruksikan Direktur Jenderal terkait untuk berkoordinasi dengan Dinas ESDM Papua Barat guna mempercepat penetapan WPR sebelum dibahas lebih lanjut di DPR.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Papua Barat turut menyampaikan permintaan dukungan fasilitas untuk pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV tahun 2026 di Manokwari, berupa bantuan genset dan mobil toilet guna mendukung kelancaran kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 18–28 Juni 2026.
Pertemuan itu dihadiri Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor, Kapolda Papua Barat Alfred Papare, Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere, serta Kepala Dinas ESDM Papua Barat Sammy Saiba.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Gubernur Papua Barat bersama Forkopimda juga melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk membahas isu pembangunan daerah.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K

















