Jakarta — Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas pendidikan generasi muda di Papua Barat.
Hal tersebut disampaikan Barnabas saat dikonfirmasi TempoTimur.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (5/3/2026) pukul 15.27 WIT.
Menurutnya, berdasarkan regulasi yang berlaku, pengembangan PAUD menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Namun kondisi ini juga menjadi tantangan tersendiri karena daerah harus menangani berbagai jenjang pendidikan sekaligus.
“Pengembangan PAUD sesuai regulasi menjadi kewenangan kabupaten. Ini tentu menjadi tantangan karena daerah juga harus menangani pendidikan dari berbagai jenjang,” ujar Barnabas.
Ia berharap ke depan terdapat pembagian kewenangan yang lebih optimal antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar pengelolaan pendidikan, khususnya pada jenjang usia dini, dapat berjalan lebih efektif.
Barnabas menekankan bahwa PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan pondasi dasar dalam membangun karakter, kemampuan sosial, serta kesiapan belajar anak sebelum memasuki pendidikan dasar.
Menurutnya, proses pendidikan anak sebenarnya dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pendidikan nonformal, kemudian dilanjutkan melalui lembaga pendidikan formal seperti PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA dan SMK.
“Konsep pendidikan dimulai dari keluarga sebagai pendidikan nonformal, kemudian dilanjutkan melalui lembaga pendidikan formal mulai dari PAUD hingga jenjang pendidikan menengah,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pemerintah kabupaten/kota agar tidak mengabaikan pengembangan PAUD, karena pada tahap inilah anak-anak mulai mengenal dunia pendidikan dan belajar bersosialisasi dengan teman sebaya.
“PAUD menjadi bagian penting karena di situlah anak-anak mulai belajar bersama teman-temannya, mengenal berbagai hal dasar dalam pendidikan,” katanya.
Barnabas menambahkan, pendidikan usia dini yang kuat akan membentuk dasar pengetahuan dan karakter anak sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan pendidikan pada jenjang berikutnya.
“Jika sejak awal anak-anak sudah memiliki dasar pendidikan yang baik, maka ketika menghadapi pelajaran di tingkat yang lebih tinggi mereka tidak akan mengalami kesulitan,” pungkasnya.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K






















