Fakfak — TempoTimur.com
Manager PT PLN Unit Layanan Pelanggan Fakfak (ULP) Fakfak, Khaerul Mafazi, memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap untuk menjaga keandalan pasokan listrik menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kepastian ini disampaikan saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa siang (2/11/2025) WIT.
Khaerul menjelaskan bahwa kantor UP3 Fakfak sudah terbentuk, namun kantor Unit layanan pelanggan (ULP). Segala pelayanan—mulai dari perawatan jaringan hingga penanganan gangguan bisa secara langsung dikoordinasikan dari UP3 Fakfak.
PLN menegaskan bahwa pada periode siaga H-7 hingga H+7 Natal dan Tahun Baru, tidak akan dilakukan pemeliharaan jaringan ataupun pemadaman listrik terencana. Namun Pemadaman hanya akan terjadi jika muncul gangguan mendadak atau gangguan yang tidak dapat diprediksi, seperti :
kabel listrik putus,
pohon tumbang menimpa jaringan, atau hewan dan tanaman yang menyentuh jaringan listrik.
Beberapa gangguan sebelumnya, seperti kabel putus pada rabu malam pukul 18.30 serta gangguan akibat pohon tumbang di Werba, Sipatnanam, siboru, Wayati, dan Weri, telah berhasil ditangani oleh tim lapangan PLN.
3. Tim Siaga 24 Jam
Untuk mengantisipasi gangguan selama libur panjang, PLN UP3 Fakfak menyiapkan tiga tim siaga, yakni:
2. Tim mobil, masing-masing terdiri dari dua personel,
1. Tim motor dengan satu personel.
Seluruh tim akan siaga selama 24 jam full. Selain itu, menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru, PLN biasanya menambah personel di sejumlah titik ibadah dan area yang ramai aktivitas masyarakat.
Menurut Khaerul Mafazi, gangguan terbesar pada jaringan listrik di Fakfak disebabkan oleh pepohonan warga yang terlalu dekat dengan jaringan listrik. PLN kerap mengalami kesulitan melakukan pemangkasan karena sebagian pemilik lahan tidak mengizinkan, terutama jika pohon tersebut sedang berbuah atau dianggap produktif.
“Kadang kami hanya ingin memangkas ranting kecil yang mengenai jaringan, tetapi tidak diperbolehkan. Ini menjadi kendala utama dari PLN ,” ujar salah seorang petugas PLN.
PLN berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan lebih kuat, terutama terkait penertiban pohon dan tanaman yang berpotensi mengganggu jaringan listrik. Selama ini pemerintah dinilai sangat kooperatif, dan PLN berharap kerja sama tersebut semakin ditingkatkan.
Penjelasan Terkait Listrik yang Masih Padam Meski Petugas Sudah Tiba
Menanggapi keluhan masyarakat yang mempertanyakan mengapa listrik masih padam meski petugas sudah berada di lokasi, PLN menjelaskan bahwa penanganan gangguan melalui proses berjenjang. Kadang gangguan berada di titik berbeda dari lokasi perkiraan masyarakat, sehingga tim harus menelusuri jaringan hingga menemukan sumber masalah yang sebenarnya.
Penulis : Amatus Rahakbauw




















