JAKARTA — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 kepada sejumlah pemerintah daerah yang dinilai berhasil mengintegrasikan riset dan inovasi dalam kebijakan pembangunan berbasis bukti ilmiah.
Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Papua Barat, yang dinilai unggul dalam Kajian Kebijakan Berbasis Bukti (Evidence-Based Policy).
Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, menjelaskan bahwa apresiasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi pengakuan atas peran BRIDA sebagai ujung tombak inovasi daerah.
“Riset dan inovasi merupakan fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan kebijakan daerah lahir dari data dan hasil kajian yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Dr. Yopi.
Hingga September 2025, tercatat 252 BRIDA/BAPPERIDA telah terbentuk di seluruh Indonesia, terdiri atas 24 provinsi, 187 kabupaten, dan 41 kota. Dari jumlah tersebut, BRIDA Papua Barat menjadi satu dari empat provinsi penerima penghargaan nasional, bersama Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
BRIDA Papua Barat dinilai berhasil memanfaatkan hasil riset dalam penyusunan kebijakan berbasis bukti serta mampu mengoptimalkan potensi daerah untuk memecahkan berbagai tantangan pembangunan lokal.
Kepala BRIDA Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut, M.Si, FLS, hadir langsung menerima Piagam Penghargaan BRIDA Optimal 2025 dari Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, yang didampingi oleh Dr. Yopi.
Dalam keterangannya kepada Tempo.Timur.com, Prof. Heatubun menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini sangat bermakna bagi Pemerintah Provinsi Papua Barat. Ini adalah penghargaan pertama bagi organisasi perangkat daerah (OPD) di bawah kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur pada periode kedua. Kami bangga menjadi satu-satunya perwakilan dari Tanah Papua dan Indonesia Timur yang mendapat apresiasi nasional ini,” ungkapnya.
Menurut Prof. Heatubun, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BRIDA Papua Barat untuk terus memperkuat riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kami akan terus berinovasi dan menjadi pusat pengetahuan yang mendorong kebijakan berbasis ilmu pengetahuan demi kemajuan masyarakat Papua Barat,” tutupnya dengan optimistis.
Penulis : Amatus Rahakbauw



















