Ratusan Massa Padati Gedung DPRD Manggarai Barat Di Labuan Bajo

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Labuan Bajo — Ratusan massa yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD) mendatangi gedung DPRD Kabupaten Manggarai Barat Selasa 2 September 2025 di Labuan Bajo.

Koordinator aksi unjuk rasa, Sergius Tri Deddy dalam orasinya menuding dengan sangat keras: “Wakil rakyat sudah terlalu lama menipu masyarakat”. Deddy melanjutkan dengan nada lantang “DPRD ini bukan lagi rumah rakyat, tapi kandang mafia anggaran”.

“Janji soal sempadan pantai? Bohong! Jangan tipu rakyat, negara ini tidak bisa di bangun di atas kebohongan, ingat! Kami tidak butuh wakil rakyat yang malas, kami butuh pemimpin yang pakai hati, bukan hanya logika”.Teriak deddy dengan nada kesal

Berbagai macam spanduk pun tak luput dari pantauan media yang bertuliskan berbagai macam kekecewaan masyarakat di depan kantor DPRD Manggarai Barat.

Baca Juga  Setelah 11 Tahun Penantian, Papua Barat Resmi Dapat Harga Khusus Gas Bumi

Disampaikan Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD), isunya bukan saja DPRD malas kerja, tetapi juga pelanggaran konservasi Pulau Padar, kenaikan NJOP, pelanggaran sempadan pantai, dugaan korupsi dana pertiwi, dugaan korupsi jalan Golo Mori senilai 85 Milyar, Dana Nakes. Nama Setya Novanto dan Tomi Winata disebut terang-terangan menguasai ratusan hektare lahan. Rencana pembangunan 600 unit vila di Pulau Padar dianggap sebagai bencana besar bagi rakyat Manggarai Barat. DPRD Manggarai Barat Ditelanjangi, Rakyat Berteriak Stop Tipu-Tipu! “Pulau Padar itu zona merah konservasi! UNESCO sudah tegaskan, wilayah Taman Nasional Komodo wajib dijaga. Kalau pemerintah masih memberi izin, artinya mereka lebih berpihak pada investor ketimbang rakyat sendiri,”.

Baca Juga  Polres Batu Bara Sosialisasikan Program Paham AI kepada Pelajar, 38 Siswa Raih Sertifikat

Dalam aksi ini juga Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD) di saat yang sama melakukan aksi solidaritas atas meninggalnya driver ojol afan kurniawan yang meninggal pada saat aksi demontrasi 28 Agustus 2025 di jakarta.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Benediktus Nurdin menyampaikan terimakasih dan menyebut aksi itu “indah dan damai”, serta berjanji akan mengoordinasikan aspirasi ke tingkat provinsi dan pusat. “Kami berterima kasih atas kritik masyarakat”. Aspirasi ini akan kami koordinasikan dengan pemangku kepentingan di provinsi maupun pusat untuk mencari solusi,” ujarnya.

 

Penulis : Ricky

Berita Terkait

Dina Maulidah Apresiasi Lomba Cerdas Cermat Karang Taruna Murung Raya
Kabut Asap Makin Pekat, Tuti Marheni Imbau Warga Murung Raya Jaga Kesehatan
Rejikinoor Dukung Penerapan BLUD di Seluruh Puskesmas Murung Raya
Mahyono Dorong Pemda Murung Raya Perkuat Dukungan bagi Petani
Kabut Asap Makin Pekat di Murung Raya, Sutrisno Imbau Warga Jaga Kesehatan
Hari Santri Nasional 2026, Johansyah Ajak Masyarakat Dukung Pesantren
Dina Maulidah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Murung Raya
Hari Santri Nasional 2026, Heriyus Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Dina Maulidah Apresiasi Lomba Cerdas Cermat Karang Taruna Murung Raya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Tuti Marheni Imbau Warga Murung Raya Jaga Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Rejikinoor Dukung Penerapan BLUD di Seluruh Puskesmas Murung Raya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Mahyono Dorong Pemda Murung Raya Perkuat Dukungan bagi Petani

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Murung Raya, Sutrisno Imbau Warga Jaga Kesehatan

Berita Terbaru

Daerah

Polres Tanjung Balai Gelar Operasi Patuh Toba 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 14:51 WIB

You cannot copy content of this page