Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus Ajak Warga Jaga Kedamaian

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Labuan Bajo — Gelombang protes terus terjadi di berbagai daerah di Indonesia, gelombang demonstrasi yang mengguncang Jakarta sejak Senin, 25 Agustus 2025, ikut menjadi perhatian masyarakat di berbagai daerah, termasuk masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi demonstrasi ini bermula dari naiknya gaji dan tunjangan anggota Dewan (DPR RI) di tengah kesulitan dan himpitan ekonomi rakyat dan berujung pada tragedi. Naasnya aksi demontrasi ini berujung tewasnya seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), korban tewas setelah dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Peristiwa itu memicu gelombang amarah masyarakat, sehingga aksi meluas hingga ke daerah-daerah lain dengan disertai perusakan fasilitas umum, pembakaran kantor polisi, penjarahan rumah pribadi. Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, menyikapi dan menyerukan agar masyarakat Manggarai Barat, khususnya umat Katolik di wilayah Keuskupan Labuan Bajo, tidak terbawa arus provokasi maupun tindakan anarkis.

Baca Juga  Seteru Hamzah Pangki dan Ismail H Papo Makin Panas, Saling Rebutan Dapatkan Nomor Urut 1 Dapil 2 Gantarang-Kindang

Menurutnya, demokrasi sejati hanya bisa tumbuh dari ruang dialog yang sehat, bukan dari api yang membakar harapan. “Labuan Bajo rukun dan damai, Labuan Bajo tolak anarkis, Labuan Bajo penuh kasih, kita semua bersaudara,” tegas Uskup Maksimus dalam imbauannya, Minggu 31 Agustus 2025. Ia mengingatkan bahwa Yesus Kristus telah mengajarkan kasih, solidaritas, dan perdamaian.

Nilai-nilai itu, katanya, harus diwujudkan lewat rekonsiliasi, pengampunan, serta menolak kekerasan. Ia menambahkan “Untuk itu, kami mengimbau umat Keuskupan Labuan Bajo dan seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keutuhan bangsa dan negara,”.

Dengan mengutip Kitab Suci, ia menegaskan kembali panggilan untuk menjadi pembawa damai: “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah” (Matius 5:9). Imbauan ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat Labuan Bajo yang kini dikenal sebagai destinasi pariwisata dunia. Uskup Maksimus berharap, selain menjaga keindahan alam, masyarakat juga merawat keindahan hidup bersama lewat persaudaraan, komunikasi yang sehat, dan semangat gotong royong. “Labuan Bajo harus menjadi contoh. Tidak hanya indah bagi wisatawan, tetapi juga indah karena warganya hidup dalam kedamaian,” pungkasnya.
Ricky

Baca Juga  Kadivhumas Polri Dijadwalkan Beri Kuliah Umum untuk Taruna Akpol

Penulis : Ricky

Berita Terkait

Polres Batu Bara Hadiri Konferensi Kerja Daerah PWI di Rumdis Bupati
Bupati Batu Bara Raih Achievement Person Award pada KI Sumut Award 2026
Dina Maulidah Pimpin Sidang Pleno Pembentukan DPC Perempuan Bangsa Kapuas
LASQI Murung Raya Raih Peringkat Ketiga Juara Umum FSQ XII Kalteng
Sekda Murung Raya Buka Pelatihan Koperasi Merah Putih dan Kewirausahaan Generasi Z
Apel Gabungan, Sekda Murung Raya Tekankan Disiplin dan Kebersihan Lingkungan Kerja
Jemaat GPdI Bethesda Fakfak Diingatkan untuk Setia Melayani Tuhan dan Tekun Berdoa
Polres Batu Bara Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga Almarhum Ismail Sitompul

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Polres Batu Bara Hadiri Konferensi Kerja Daerah PWI di Rumdis Bupati

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bupati Batu Bara Raih Achievement Person Award pada KI Sumut Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Dina Maulidah Pimpin Sidang Pleno Pembentukan DPC Perempuan Bangsa Kapuas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

LASQI Murung Raya Raih Peringkat Ketiga Juara Umum FSQ XII Kalteng

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Sekda Murung Raya Buka Pelatihan Koperasi Merah Putih dan Kewirausahaan Generasi Z

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page