Warga Desa Tanjung Alam Blokade Jalan, Minta Galian C Ditutup

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Asahan — Ratusan warga Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap kabupaten Asahan Sumatra Utara turun ke jalan untuk menolak tambang galian c ilegal. Warga di desa itu menuntut agar alat berat backhoe yang sudah berada di lahan galian dibawa pergi dan galian C untuk di tutup.

“kami minta galian C tutup,” teriak ratusan warga berulang kali sambil melakukan aksi blokade jalan utama Tanjung Alam

Sejak pukul 08.00 warga di Desa Tanjung Alam berkumpul di Dusun 3 Tanjung Alam. Mereka spontan melakukan blokade jalan untuk menuntut agar aksinya di dengar pemerintah. “Kita siap membuka jalan asal galian C di tutup atau pergi dari lahan,” tegas salah satu warga yang berdemo Isnajar saat diskusi bersama pihak kepolisian.

Baca Juga  Polda Sumut Ungkap Jual Beli Satwa Dilindungi Sisik Trenggiling

Sempat terjadi ketegangan antara kepala Desa Tanjung Alam Yang bernama Sulasmi dengan warga akibat blokade yang dilakukan itu. Sebab arus lalu lintas di jalanan tersebut menjadi tersendat dari kedua arah. Namun warga tetap tidak membuka blokade sampai alat berat itu bisa pergi.

Isnanjar mengatakan, keberadaan galian C mengancam kehidupan warga desa Tanjung Alam yang di lewati mobil trek pengangkat tanah galian C.

“Kalau hujan jalan becek, musim kemarau banyak debu,jalan rusak lobang di mana mana, sementara banyak anak sekolah yang melalui jalan tersebut,” Ungkapnya.

Warga akan terus memblokir jalan sampai tuntutan mereka di penuhi.

Akibat aksi itu, Kepala Desa Tanjung Alam sampai turun tangan ke lokasi.
Kepala Desa saat datang langsung meminta warga untuk menepi dari pinggir jalan . Hal ini dilakukan agar arus lalu lintas yang sempat tersendat karena blokade itu bisa segera terselesaikan.

Baca Juga  Truk Galian C Dilarang Beroperasi di Tanjung Alam Selama Belum Ada Kesepakatan

Menurut Sulasmi, hal seperti ini hendaknya di musyawarah kan di kantor kepala desa agar tidak terjadi penutupan jalan seperti ini.

“Pengusaha galian C selama ini sudah melakukan penyiraman jalan, namun namanya warga pasti masih ada kurangnya, ” Terang Sulasmi.

Dari pantauan di lokasi galian C,tidak ada kegiatan bahkan tak tampak satu pun trek pengangkut tanah beroperasi,diduga akibat warga Tanjung Alam melakukan aksi blokade jalan.

Penulis : Edi Surya

Berita Terkait

Pdt. Vanny F. Lepar: GPdI Papua Barat Dukung Program MBG dengan Pendekatan Holistik dan Kearifan Lokal
Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026
Puluhan Tahun Diterjang Air Pasang, Warga Labuhan Ruku Harapkan Solusi
Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira
­Wali Kota Beserta Jajaran Melayat ke Rumah Duka Istri Mantan Wali Kota Tanjung Balai Waris Thalib
Tiga Kecamatan di Tanjung Balai Kompak Gelar Operasi Gabungan Viral isu Narkoba di Mensos
Pulihkan Aktifitas Warga, Wali Kota Medan Tinjau Jembatan Perlintasan Kereta Api di Gang Damai
Waspada! Hujan Deras Petir Angin Kencang Serang Sumut, BMKG Peringatkan 10 Kabupaten

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:44 WIB

Pdt. Vanny F. Lepar: GPdI Papua Barat Dukung Program MBG dengan Pendekatan Holistik dan Kearifan Lokal

Minggu, 19 April 2026 - 23:29 WIB

Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026

Minggu, 19 April 2026 - 17:43 WIB

Puluhan Tahun Diterjang Air Pasang, Warga Labuhan Ruku Harapkan Solusi

Sabtu, 18 April 2026 - 21:07 WIB

Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira

Sabtu, 18 April 2026 - 09:33 WIB

­Wali Kota Beserta Jajaran Melayat ke Rumah Duka Istri Mantan Wali Kota Tanjung Balai Waris Thalib

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Bebie Tekankan Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Selasa, 21 Apr 2026 - 01:24 WIB

You cannot copy content of this page