Jakarta — Jadi Perbincangan hangat dikalangan para aktivis dan pengacara terkait viralnya Personil Polri IPDA Rudy Soik, yang di PTDH, gegara mengungkap Mafia Bahan Bakar Minyak Ilegal di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal ini pun mendapat sorotan tajam dari Ketua Umum Fast Respon Nusantara Counter Polri Agus Flores yang juga berprofesi Pengacara, setelah Personil Polri berpangkat satu Balak Curhat kepadanya atas tindakan yang Mem PTDH dirinya.
Lewat Media ini Ketua Umum Perkumpulam Wartawan Fast Respon (PW-FRN) Agus Flores mengaku IPDA Rudy Soik banyak bercerita tentang masalah yang menimpa dirinya, salah satunya kronologis kejadian Menyita BBM Ilegal dan bahkan menyebut beberapa Oknum Polisi yang terlibat dalam lingkaran Setan Mafia Solar tersebut.
” Korban PTDH curhat ke saya melalui Via Telpon pada 16 Oktober 2024 pagi, “kata Agus Flores menjelaskan.
Dia menyampaikan, Polda NTT, mempertahankan alibinya diantara keberatannya terkait 5 Kali di Periksa di Propam, tidak masuk selama 30 Hari dan lain sebagainya, terang Agus menceritakan.
” Itu Abang, Pernyataan Polda NTT itu tidak benar,” ujarnya.
Lanjut Agus dia korban PTDH telah memberikan data siapa saja oknum Polisi yang terlibat bermain BBM Ilegal.
” Saya Minta Abang juga jadi Tim Saya untuk membongkar semua ini,” ajaknya Kepada Agus Flores.
(Red/Fast Respon Nusantara)

















