Labuan Bajo — Nama Mario-Richard belakangan ini telah menjadi sorotan publik. Kendatinya dua sosok pemuda ini masuk dalam bursa pilkada calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat pada 27 November 2024 mendatang.
Menariknya, dua pemuda tersebut rela meninggalkan zona nyaman demi merajut mimpi dan harapan baru untuk daerahnya.
Richard Sontani mendampingi Mario Pranda dalam Pilkada 2024 adalah sebuah keputusan besar yang diambilnya. Masih 23 tahun tersisa masa kerja sebagai PNS, namun dirinya memutuskan untuk keluar dari zona tersebut.
Putra kelahiran 1987 ini, melalui deklarasi pada 28 Agustus 2024, ia menyampaikan perjalanan karirnya selama bekerja sebagai pegawai Negeri Sipil di beberapa instansi di Kabupaten Manggarai Barat.
Didepan ribuan masa deklarasi, Sontani mengungkapkan bahwa ia maju berkat do’a dan dukungan dari seluruh masyarakat Manggarai Barat.
“Semoga keinginan dari ase ka’e wan koe etan tu’a sangged weki Manggarai Barat nganceng haeng”. Artinya semoga do’a dan dukungan dari seluruh masyarakat bisa tercapai”, ungkapnya
Sontani juga menegaskan bahwa perjuangan ini bukan hanya usaha mereka berdua, tetapi melibatkan dukungan dari masyarakat.
“Berharap masyarakat memberikan kepercayaan kepada kami berdua untuk memaksimalkan Kabupaten Manggarai Barat tercinta ini yang lebih baik lagi”, pintanya
Terjadi hal sama, Mario Pranda mengundurkan diri dari kursi DPRD Manggarai Barat yang baru diraihnya pada Pemilu legislatif 2024 lalu.
Mario masuk bursa pada Pilkada ini untuk mencari pemimpin yang bijaksana dan mengetahui kebutuhan masyarakat. Mencari pemimpin yang tau persis permasalahan daerah untuk mewujudkan Manggarai Barat kedepan yang lebih baik.
Paslon Mario-Richard mengajak kepada seluruh masyarakat agar sama-sama mendorong untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati melalui pergelaran pesta pilkada tersebut.
“Kami mengerahkan seluruh tenaga dan pikiran untuk menyukseskan pemilihan Bupati dan wakil Bupati. Jika kami berdua di beri kepercayaan, maka mandat yang diberikan sama masyarakat akan sebisa mungkin melalui kebijakan-kebijakan positif yang diluncurkan nantinya” tutup Mario Pranda saat deklarasi (28/08).
Firmus Yudal



















