Buka Rakor TKPKD 2026, Wakil Wali Kota Tanjung Balai Tegaskan Seluruh OPD Kordinasi Lintas Sektor 

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Wali Kita Tanjung Balai memimpin secara resmi Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026,

 

 

TANJUNG BALAI — Sebagai wujud komitmen dan upaya menurunkan angka kemiskinan di Kota Tanjung Balai, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjung Balai melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Tanjung Balai terus memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Tanjung Balai Muhammad Fadly Abdina saat memimpin dan membuka secara resmi Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026, bertempat di Aula Sutrisno Hadi Kantor Wali Kota, pada Kamis (29/10/2026).

Kegiatan diikuti seluruh OPD dilingkungan Pemko Tanjung Balai, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat, BPS, Bulog Divre Asahan, Baznas, BPJS Kesehatan, Kemenag, Perbankan, PLN, BUMD, MUI, Forum anak dan lembaga lainnya

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengatakan bahwa penanggulangan kemiskinan bukan tanggung jawab satu perangkat daerah saja,

“Kemiskinan itu berlapis. Oleh karena itu, kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri,” ujarnya.

Wakil Wali Kota sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), Fadly Abdina berharap seluruh OPD dan pemangku kepentingan di Kota Tanjung Balai dapat bekerja sama dan berkolaborasi dalam menangani kemiskinan. Upaya yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pengentasan kemiskinan, tetapi juga memperkuat jaring pengaman agar masyarakat tidak jatuh ke dalam kemiskinan, bahkan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Tanjung Balai Terima Audiensi FKUB, Tegaskan Dukung Program Menjaga Kerukunan dan Keharmonisan 

Fadly juga menekankan pentingnya kolaborasi konkret antarpihak. Sehingga, tidak ada tumpeng tindih terkait pembagian peran.

“Saya harap data yang kita miliki selalu terbarui baik data internal atau menggunakan data statistik sehingga progres yang kita lakukan bisa tepat sasaran. Saya juga berharap program-program yang dilaksanakan tidak hanya membantu masyarakat keluar dari kemiskinan, tetapi juga mampu membuat mereka mandiri dalam menopang perekonomian keluarga. Saya minta kolaborasi antar sektor benar-benar berjalan dengan baik sehingga bukan hanya penanggulangan, tetapi juga pengentasan kemiskinan dapat kita wujudkan,” tegasnya.

Lanjut Wakil Wali Kota, menurut data BPS, capaian tingkat kemiskinan Kota Tanjung Balai berada di angka 10,67 persen atau sebesar 20.020 jiwa. Angka ini turun dari tahun sebelumnya yang sebesar 11,97 persen dan menempati peringkat ketujuh tertinggi di antara Kabupaten/Kota Se-Sumatera Utara. Sementara itu tingkat kemiskinan ekstrem Kota.

Tanjung Balai berada di angka 0,49 persen atau lebih kurang 1.000 penduduk kita masih mengalami keterbatasan dalam mengakses berbagai kebutuhan dasar.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Festival Lancang Samudra

Terkait Stunting, kita tercatat sebagai salah satu daerah dengan tingkat penurunan prevalensi stunting tertinggi di sumatera utara, yang saat ini sukses kita tekan hingga ke angka 4,5 persen. Tidak hanya itu, optimisme kita juga diperkuat oleh keberhasilan kita dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) hingga mencapai angka 3,80 persen pada tahun 2025 yang lalu. Meskipun kita harus jujur mengakui, serapan tenaga kerja tersebut sebagian besar masih didominasi oleh sektor informal dan berpenghasilan rendah.

Untuk itu, Wakil Wali Kota berharap dalam penanganan penanggulangan kemiskinan tidak bisa diselesaikan oleh satu OPD atau instansi saja, semua harus terlibat dan kerja sama. Melalui Rakor ini kita ingin menyelaraskan program yang ada di tiap OPD, setiap OPD bagaimana konsen dibidangnya dan disinergikan dengan OPD dan Instansi terkalit, misalnya program Ketahanan Pangan di dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan, begitu juga program Bedah Rumah yang menjadi salah satu indikator penanggulangan kemiskinan, sama halnya di sektor Pendidikan saya berharap Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan sinergi dalam peningkatan dunia pendidikan.

Indikator lainnya juga dalam bidang Kesehatan agar dilaksanakan tindakan preventif dan penanganan layanan kesehatan, Disdagper dan Disnakerkopumkm dalam program peningkatan perekonomian dan kesejahteraan dalam penurunan tingkat pengangguran serta terakhir bagaimana akhirnya masyarakat merasa nyaman dan aman dari semua apa yang kita kerjakan, tambahnya.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Pembangunan, Bupati Batu Bara Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

Terakhir, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa rakor ini adalah bagian dari tanggungjawab kita sebagai penyelenggara negara, Saya mengajak kita semua yang hadir disini untuk berkolaborasi sehingga Visi Tanjung Balai EMAS yang akhir muaranya adalah Sejahtera benar benar dirasakan masyarakat Tanjung Balai, pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas sembilan dimensi intervensi, meliputi bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, konsumsi, ekonomi, sosial, dan kewilayahan. Melalui sinergi lintas sektor dan perencanaan berbasis data, Pemerintah Kota Tanjung Balai optimistis upaya penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rakor ini menghadirkan Narasumber dari Bapperida Provsu Yanti Siska Oktavia, Dr. Eriadi sebagai tenaga ahli , Kepala BPS Tanjung Balai Nizaruddin dan Kadis Sosial Zul Abdiman yang dipandu oleh moderator Asisten Administrasi dan Umum Hamdani didampingi Kepala Bapperida Mariani. (Tfq)

Berita Terkait

Wakil Bupati Batu Bara Ajak PPIR Perkuat Sinergi dan Dukung Pembangunan Daerah
Sumpah Pemuda, Kadisdik Papua Barat Tekankan Kesadaran Sejarah dan Tanggung Jawab Generasi Muda
Wakil Wali Kota Tanjung Balai : ikuti Rekor Aswakada Wilayah Sumut 
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama Ketua TP-PKK Hadiri Launching Kampus Mandiri Pangan dan Gerakan Tanam Serentak Cabai Se Sumut di Polbangtan Kementan Medan
DPRD Batu Bara Soroti Potensi PAD Masih Bocor, Minta Tim Percepatan Diisi ASN Berintegritas Tinggi
Sidak Ke Dinas Dukcapil, Wali Kota Tanjung Balai Minta Kualitas Pelayanan Publik Ditingkatkan
Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri dan Buka HLM TP2DD Triwulan lll Tahun 2026
Tinjau Irigasi dan Jalan Desa, Bupati Baharuddin Pastikan Kebutuhan Masyarakat Jadi Perhatian

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Buka Rakor TKPKD 2026, Wakil Wali Kota Tanjung Balai Tegaskan Seluruh OPD Kordinasi Lintas Sektor 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Wakil Bupati Batu Bara Ajak PPIR Perkuat Sinergi dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Sumpah Pemuda, Kadisdik Papua Barat Tekankan Kesadaran Sejarah dan Tanggung Jawab Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai : ikuti Rekor Aswakada Wilayah Sumut 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama Ketua TP-PKK Hadiri Launching Kampus Mandiri Pangan dan Gerakan Tanam Serentak Cabai Se Sumut di Polbangtan Kementan Medan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page