PDAM Fakfak Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan, Puluhan Armada Dikerahkan

- Penulis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Fakfak, Irwan

 

 

Fakfak — Pemerintah Kabupaten Fakfak mulai memperkuat penanganan krisis air bersih akibat kekeringan dengan mendistribusikan air menggunakan mobil tangki dan kendaraan pengangkut air ke sejumlah wilayah yang terdampak.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Fakfak, Irwan, mengatakan distribusi air tersebut dilakukan atas perintah Bupati Fakfak Samaun Dahlan. Pemerintah daerah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) ikut membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih.

“Ini atas perintah Bupati. Hari ini kami drop air ke masyarakat di RT-RT yang terdampak kekeringan,” kata Irwan saat dikonfirmasi Jurnalis TempoTimur.com, Selasa siang, 6 Oktober 2026, WIT.

Menurut Irwan, pendistribusian air sementara akan dilakukan selama sekitar satu pekan. Setelah masa tersebut, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi untuk menentukan wilayah berikutnya yang membutuhkan bantuan air bersih.

Baca Juga  Wakil Walikota Tanjung Balai Buka Pelatihan Fardhu Kifayah Lazis MW KAHMI Sumut

“Rencananya satu minggu ke depan kami akan melakukan dropping. Setelah selesai, akan dikaji kembali untuk menentukan distribusi berikutnya ke mana saja,” ujarnya.

Ia mengatakan pelayanan tidak hanya difokuskan pada satu wilayah.

Sejumlah distrik di Kabupaten Fakfak juga dipersiapkan untuk mendapatkan pelayanan air bersih dalam beberapa waktu ke depan, terutama masyarakat yang tidak mampu membeli air dari kendaraan tangki secara mandiri.

Untuk mempercepat distribusi, pemerintah mengerahkan sejumlah kendaraan. Menurut Irwan, terdapat sekitar 25 kendaraan pikap dan sekitar tujuh mobil tangki yang digunakan dalam penanganan tersebut.

Dukungan juga datang dari berbagai instansi, termasuk Kodim, pemadam kebakaran, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca Juga  Polres Tanjung Balai Gelar Kegiatan Pembinaan Jasmani Tingkatkan Fisik dan Mental

Irwan menyebut armada pemadam kebakaran turut membantu distribusi air. Namun, sebagian kendaraan tetap melayani masyarakat di wilayah Fakfak Timur sehingga tidak seluruh armada bergabung dalam distribusi di wilayah kota.

Secara keseluruhan, kapasitas distribusi air yang disiapkan diperkirakan mencapai sekitar 60 ton dalam sehari. Pemerintah juga merencanakan distribusi hingga dua kali dalam sehari untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan warga terdampak.

“Untuk satu hari bisa sekitar 60 ton. Rencananya dua kali drop dalam satu hari,” kata Irwan.

Kondisi kekeringan membuat kebutuhan air bersih masyarakat meningkat. Pemerintah daerah melalui PDAM dan sejumlah OPD berupaya memastikan warga yang terdampak tetap memperoleh pasokan air, khususnya mereka yang kesulitan membeli air tangki.

Baca Juga  Baru di Kerjakan Proyek Aspal Sudah Rusak

Namun, distribusi menggunakan kendaraan tangki dinilai hanya menjadi langkah sementara. Untuk mengatasi persoalan kekeringan secara berkelanjutan, Irwan berharap pemerintah menyiapkan infrastruktur penangkapan dan penampungan sumber air.

Ia mengatakan sumber air yang ada masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Karena itu, pembangunan fasilitas penangkapan air dinilai penting agar pasokan air masyarakat dapat lebih terjamin dan persoalan kekeringan tidak terus berulang.

“Harapan kami ke depan, pemerintah segera membuat penangkapan air baru. Airnya masih bagus, sehingga perlu dibuat penangkapan agar tidak terjadi kekeringan lagi,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur air tersebut, kata dia, diharapkan menjadi solusi jangka panjang, sementara distribusi menggunakan armada tangki menjadi upaya darurat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kekeringan berlangsung.

Penulis : Amartus Rahakbauw K

Berita Terkait

Wali Kota Tanjung Balai Menandatangani MoU “Jaksa Sahabat Pendidik” Bersama Gubernur Sumut, Kejati dan 33 Kepala Daerah 
Satresnarkoba Polres Tanjung Balai ciduk Pris Bawa Sabu 22,58 Gram 
POLINEF Nonaktifkan Dosen BD Setelah Delapan Mahasiswi Melapor Dugaan Pelecehan Seksual
HUT Ke-81 TNI di Fakfak, Sinergi TNI, Pemerintah dan Rakyat Terus Diperkuat
Polsek Tanjung Balai Selatan Sosialisasi Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Sekolah-Sekolah
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Sirantau
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Asahan
Polres Tanjung Balai Gandeng Disdukcapil dan Dinsos Gelar Sosialisasi IKD serta Perlindungan Sosial

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Menandatangani MoU “Jaksa Sahabat Pendidik” Bersama Gubernur Sumut, Kejati dan 33 Kepala Daerah 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Satresnarkoba Polres Tanjung Balai ciduk Pris Bawa Sabu 22,58 Gram 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:54 WIB

PDAM Fakfak Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan, Puluhan Armada Dikerahkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:45 WIB

HUT Ke-81 TNI di Fakfak, Sinergi TNI, Pemerintah dan Rakyat Terus Diperkuat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Polsek Tanjung Balai Selatan Sosialisasi Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Sekolah-Sekolah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page