FAKFAK — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Fakfak, Saleh Hindom, menyampaikan duka cita sekaligus penguatan kepada keluarga dalam ibadah pelepasan jenazah almarhum Bernard Arkilaus Essuruw, A.Md.Pd, yang berlangsung di rumah duka di wilayah Wrikapal, Kabupaten Fakfak, Rabu (18/3/2026).
Ibadah pelepasan yang dimulai pukul 11.16 WIT tersebut dipimpin oleh Penatua Olga Lambung, dengan firman Tuhan dari Yohanes 14:1-3 dan Wahyu 14:13 yang menegaskan pengharapan akan damai sejahtera dan kehidupan kekal bagi setiap orang percaya.
Almarhum Bernard Arkilaus Essuruw lahir pada 13 September 1971 dan meninggal dunia pada 15 Maret 2026. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia pendidikan dan jemaat GKI Kalvari Wrikapal.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Fakfak, Saleh Hindom, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhum yang dikenal sebagai sosok pendidik.
“Atas nama Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Fakfak, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.
Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan dan penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Ia juga mengajak keluarga untuk tetap kuat dalam iman dan berharap kepada Tuhan di tengah duka yang dialami. Seperti tertulis dalam Mazmur 34:18, “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.”
Dalam khotbahnya, penatua menegaskan bahwa setiap orang percaya memiliki pengharapan dalam Tuhan. Wahyu 14:13 menyatakan, “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka.”
Suasana ibadah berlangsung khidmat, diiringi pujian dari jemaat, keluarga, serta perwakilan Rayon Eden yang turut menguatkan suasana perpisahan terakhir.
Majelis Jemaat GKI Kalvari Wrikapal bersama seluruh jemaat juga menyampaikan duka cita yang mendalam serta doa bagi keluarga agar senantiasa diberikan ketabahan dan penghiburan oleh Tuhan Yesus Kristus.
Rangkaian ibadah diakhiri dengan penyerahan foto almarhum kepada Majelis Jemaat sebagai bentuk penghormatan terakhir, sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K























