Wali Kota Tanjung Balai Bahas Penguatan APBD Dengan Dirjen Keuda Kemendagri

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Tanjung Balai — Upaya Pemerintah Kota Tanjung Balai dalam mendorong kemajuan daerah melalui penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Pusat terus diwujudkan secara konsisten melalui langkah-langkah nyata, Strategis dan terukur.

Komitmen tersebut ditunjukkan Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim yang turut didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung beserta Pimpinan OPD dalam rangkaian agenda strategisnya melakukan pertemuan langsung bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Drs. Agus Fatoni di Hotel Adimulia Medan, Kamis (26/2/2026)

Pertemuan tersebut dalam agenda kegiatan Fokus Group Discussion (FGD)/diskusi tentang pengelolaan keuangan daerah dan upaya peningkatan Kemandirian Daerah agar tidak tergantung terhadap dana transfer Pusat dan peningkatan kapasitas fiskal daerah

Wali Kota Mahyaruddin menekankan bahwa pertemuan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat sinergi kebijakan fiskal antara pemerintah daerah dan pusat.

Baca Juga  Wartawan Batu Bara Bentuk Koperasi

“Kami bertemu dengan Pak Agus Fatoni (Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri) RI, untuk mendiskusikan beberapa hal strategis keberlanjutan pembangunan kota, ujar Wali Kota Mahyaruddin

Mahyaruddin juga mengatakan pertemuan kali ini juga berdiskusi lainnya berupa upaya apa saja yang telah dilakukan selama beliau menjabat yang dapat membantu kemandirian daerah

Kami juga membahas hal lain bagaimana menjaga keuangan daerah. Khususnya dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, berkelanjutan, dan berpihak pada percepatan pembangunan di Kota Tanjung Balai,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pembahasan pertama difokuskan pada sistem dan skema keuangan daerah ke depan. Hal ini bertujuan untuk memastikan alokasi anggaran dapat tepat sasaran, selaras dengan kebutuhan riil daerah, serta mendukung program prioritas pembangunan.

Lebih lanjut, Wali Kota Mahyaruddin menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Pusat pada tahun anggaran 2026.

Baca Juga  Beri Kuliah Umum di HKBP Nomensen, Edy Rahmayadi Motivasi Mahasiswa Baru

Menurutnya, menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi Pemerintah Kota Tanjung Balai, untuk semakin mengoptimalkan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang ada saat ini.

“Dengan kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, kami di daerah dituntut untuk lebih cermat, efektif, dan inovatif dalam mengelola APBD agar tetap mampu mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan publik,” ungkapnya

Pertemuan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjung Balai untuk terus memperkuat tata kelola keuangan daerah, meningkatkan kemandirian fiskal, serta memastikan setiap kebijakan pembangunan berjalan seiring dengan arah kebijakan nasional.

“Alhamdulillah respon pak Dirjen baik, tentu akan terus berkoordinasi dan komunikasi terkait hal kami butuhkan,” tutup Wali Kota Mahyaruddin Salim.

Sementara itu, Dirjen Keuda, Agus Fatoni merespons positif berbagai hal yang disampaikan Pemerintah Kota Tanjung Balai dalam pertemuan bersama Wali Kota

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Keuda Kemendagri, Agus Fatoni mengatakan upaya-upaya untuk melakukan percepatan kemandirian daerah dengan updating data yang dapat mendongkrak peningkatan penerimaan dari Dana Alokasi Umum, mengurangi angka stunting dengan lebih mengaktifkan posyandu, OPD teknis dan menggerakkan semua OPD utk melakukan sinergitas utk mendongkrak kemandirian fiskal.

Baca Juga  KPAD Gandeng Kajari Lindungi Anak Batu Bara

Ia menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemko Tanjung Balai dalam mengoptimalkan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna memperkuat kapasitas fiskal daerah.

“Kami mendukung upaya optimalisasi APBD, termasuk melalui skema pemanfaatan aset daerah, BUMD, sepanjang dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Agus Fatoni.

Agus Fatoni menegaskan bahwa optimalisasi APBD dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan strategis, termasuk mendorong kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan sektor-sektor potensial.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pihak lain dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi belanja daerah sekaligus peningkatan PAD),” ungkapnya.

Penulis : Taufik

Berita Terkait

Personil Polres Batu Bara Berbuka Bersama Elemen Masyarakat, Apresiasi dan Berbagai Keluhan Disampaikan 
Gelar Jumat Berkah Berbagi Sembako Satlantas Polres Batu Bara Perkuat Silaturrahmi Polri dan Masyarakat
Polsek Datuk Bandar Ringkus Sepasang Kekasih Maling Sepeda Motor
Kabag Ops Polres Dampingi Bupati Safari Ramadan di Nibung Hangus
Video Hoaks di TikTok Fitnah Gubernur Papua Barat Soal Dana Australia untuk Umat Kristen, Pemprov Siapkan Langkah Hukum
Pastikan Ketersediaan Air Irigasi untuk Petani, Bupati Batu Bara Tinjau Bendungan Tanjung Muda
Gubernur Dominggus Apresiasi Irjen Johnny Isir dan Sambut Brigjen Alfred Papare sebagai Kapolda Papua Barat
Lapas Labuhan Ruku Gelar Donor Darah Bersama PMI Batu Bara Dalam Rangka Bakti Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:37 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Bahas Penguatan APBD Dengan Dirjen Keuda Kemendagri

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:51 WIB

Personil Polres Batu Bara Berbuka Bersama Elemen Masyarakat, Apresiasi dan Berbagai Keluhan Disampaikan 

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:44 WIB

Gelar Jumat Berkah Berbagi Sembako Satlantas Polres Batu Bara Perkuat Silaturrahmi Polri dan Masyarakat

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polsek Datuk Bandar Ringkus Sepasang Kekasih Maling Sepeda Motor

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:11 WIB

Kabag Ops Polres Dampingi Bupati Safari Ramadan di Nibung Hangus

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page