Bintuni — Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, melakukan penanaman pohon bersama civitas akademika Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni di Teluk Bintuni, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan “Muhammadiyah Menyelamatkan Bumi”.
Dalam kegiatan itu, Gubernur Dominggus turut menanam pohon sebagai bagian dari total 1.912 pohon yang ditanam secara serentak di berbagai lahan milik Muhammadiyah, meliputi sekolah, kampus, masjid, pesantren, dan panti asuhan. Program penanaman dilaksanakan mulai 21 Februari hingga 21 April 2026.
Dominggus mengatakan, gerakan menanam pohon merupakan langkah konkret dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, sekaligus bentuk tanggung jawab terhadap generasi mendatang.
“Jika kita tidak menjaga dan melestarikan lingkungan ini, puluhan tahun ke depan bisa mengalami kerusakan. Lalu apa yang akan kita wariskan kepada anak-anak kita,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Ia menegaskan, kegiatan penanaman pohon harus diikuti dengan komitmen untuk merawat dan menjaganya agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Menurutnya, pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah erosi, serta mengurangi risiko bencana alam.
Dominggus menilai berbagai bencana yang terjadi saat ini tidak terlepas dari kerusakan lingkungan akibat berkurangnya tutupan hutan dan pepohonan yang tidak lagi berfungsi optimal.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan, untuk terus berperan aktif dalam gerakan pelestarian lingkungan demi mewujudkan Papua Barat yang hijau dan berkelanjutan.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K




















