PLN UP3 Fakfak Pastikan Ramadan 1447 H, Pasokan Listrik Aman dan Siaga 24 Jam

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Fakfak — Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Fakfak, melalui Asisten Manajer (Asman) Perencanaan dan Distribusi UP3 Fakfak, memastikan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dalam kondisi aman, stabil, dan terkendali.

Pernyataan tersebut disampaikan kepada jurnalis TempoTimur.com melalui WhatsApp pada Rabu (18/2/2026) pukul 10.38 WIT.

Dalam keterangannya, pihak PLN menegaskan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjamin kelancaran pasokan listrik selama masyarakat menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Kami memastikan pasokan listrik selama Ramadan dalam kondisi aman dan andal, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa serta aktivitas keagamaan dengan nyaman tanpa gangguan,” ujarnya.

Siagakan Sistem dan Personel
Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik selama Ramadan, PLN UP3 Fakfak meningkatkan kesiapsiagaan sistem kelistrikan dengan menyiagakan personel dan peralatan pendukung.

Pengawasan dilakukan secara intensif, khususnya pada waktu beban puncak seperti saat sahur dan berbuka puasa. Selain itu, monitoring rutin terhadap mesin pembangkit dan jaringan distribusi terus dilaksanakan guna mencegah potensi gangguan.

PLN juga mengaktifkan posko siaga untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kendala teknis di lapangan.

Layanan Pengaduan 24 Jam
Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, PLN menyediakan layanan pengaduan selama 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile dan contact center resmi.

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan gangguan listrik agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
Prioritaskan Rumah Ibadah dan Objek Vital
Dalam rangka mendukung kelancaran ibadah selama Ramadan, PLN UP3 Fakfak memberikan perhatian khusus pada rumah ibadah dan objek vital lainnya.

Pemantauan jaringan dilakukan secara berkala, termasuk menyiapkan cadangan daya apabila diperlukan.

Dengan berbagai langkah tersebut, PLN UP3 Fakfak optimistis kebutuhan listrik masyarakat selama Ramadan 1447 H dapat terpenuhi dengan baik.

PLN juga mengajak masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman demi kenyamanan bersama.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok
Pelindo Regional 4 Fakfak Kumpulkan 343,70 Kg Sampah Botol Plastik di Area Pelabuhan
Bebie Apresiasi Gerak Cepat TNI-Polri Tangani Karhutla di Murung Raya
Dina Maulidah Apresiasi Kesiapsiagaan BPBD Hadapi Potensi Karhutla
Prabowo Bahas Penataan BUMN, 290 Perusahaan Disebut Telah Ditutup
Dina Maulidah Dorong Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi dan Pariwisata Murung Raya

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 02:46 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 21:38 WIB

Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok

Senin, 7 September 2026 - 19:40 WIB

Pelindo Regional 4 Fakfak Kumpulkan 343,70 Kg Sampah Botol Plastik di Area Pelabuhan

Minggu, 6 September 2026 - 22:09 WIB

Bebie Apresiasi Gerak Cepat TNI-Polri Tangani Karhutla di Murung Raya

Berita Terbaru

News

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Selasa, 8 Sep 2026 - 02:46 WIB

Pemkab Murung Raya

Bupati Murung Raya Bagikan Masker kepada Warga di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:39 WIB

DPRD Murung Raya

DPRD dan Pemkab Murung Raya Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 00:04 WIB

You cannot copy content of this page