SHI Sumut: Selamatkan Ekosistem Batang Toru untuk Cegah Bencana Susulan

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMUT, TEMPO TIMUR – Ketua DPD Sarikat Hijau Indonesia (SHI) Sumatera Utara, Hendrawan Hasibuan, mengingatkan ancaman serius akibat hilangnya tutupan hutan di kawasan Ekosistem Batang Toru pascabanjir dan longsor yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.

Hendrawan menegaskan, jika kerusakan hutan terus dibiarkan, maka potensi banjir dan longsor akan terus berulang di wilayah Tapanuli dan sekitarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul masih terjadinya banjir susulan setelah bencana besar yang melanda kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak awal, SHI mendesak pemerintah pusat untuk melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh perusahaan yang beraktivitas di kawasan Batang Toru. Wilayah ini mencakup Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah. Menurut Hendrawan, Batang Toru bukan sekadar kawasan hutan biasa.

Baca Juga  Bupati Zahir Hadiri Acara Pembukaan PRSU ke-49

Kawasan ini merupakan bentang alam penting dengan kekayaan biodiversitas tinggi, termasuk habitat satwa langka seperti Orangutan Tapanuli dan Harimau Sumatera. Kerusakan hutan di wilayah tersebut tidak hanya mengancam kelestarian satwa dilindungi, tetapi juga keselamatan masyarakat.

Ketika tutupan hutan habis, daya dukung lingkungan melemah. Air tidak lagi terserap dengan baik, sehingga bencana seperti kemarin bisa kembali terjadi,” tegasnya.

SHI mengapresiasi langkah pemerintah, termasuk keterlibatan TNI dan Polri dalam penanganan serta pemulihan pascabencana.

Kehadiran negara dinilai cukup responsif dalam membantu pengungsi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Namun demikian, Hendrawan menekankan bahwa langkah tanggap darurat harus dibarengi upaya preventif jangka panjang.

Ia menilai pencabutan izin secara administratif belum cukup. Pemerintah perlu melakukan audit komprehensif dan menegakkan hukum secara tegas terhadap pelaku perusakan hutan. Pengawasan terhadap praktik penebangan liar dan perambahan kawasan hutan juga harus diperketat.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina Hadiri Acara Pelatihan Fardhu Kifayah di SMPN 1 Tanjung Balai

Selain itu, SHI mendorong program reboisasi menyeluruh pada kawasan yang tutupan hutannya telah rusak atau terbuka. Kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan lingkungan dinilai menjadi kunci untuk mencegah bencana berulang. Hutan adalah sumber kehidupan.

Jika hutan hilang, maka ancaman bencana akan terus membayangi. Menebang satu pohon di kawasan hutan secara ilegal adalah kejahatan terhadap masa depan,” tegas Hendrawan.SHI berharap penyelamatan Ekosistem Batang Toru menjadi perhatian bersama seluruh pihak di Sumatera Utara agar tragedi serupa tidak kembali terulang. (*)

Berita Terkait

Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Warnai MPLS di SDN 39 Hulondalangi, Hadirkan Kasat Lantas Polresta Gorontalo
Dukung Kolaborasi JMSI-Dunia Usaha, Fritto Chicken Siapkan Voucher Gratis di Family Gathering 
Pembentukan Laskar Gibran Papua Barat Rampung, Siap Kawal Program Strategis Pemerintah
Pertamina Jadi Mitra Perdana Uji Coba Skema Pengawasan Pajak Baru DJP, Pelindo dan PLN Menyusul
Pdt Lucas Kmur Ajak Umat Tetap Teguh Berdoa dan Jaga Persatuan di Tengah Situasi Papua Pegunungan
Sejumlah Advokat Ancam Gelar Aksi di Depan Bareskrim Polri, Tuntut Proses Hukum Sesuai KUHAP
Wabup Murung Raya Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Pererat Solidaritas Insan Pers
Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Warnai MPLS di SDN 39 Hulondalangi, Hadirkan Kasat Lantas Polresta Gorontalo

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:20 WIB

Dukung Kolaborasi JMSI-Dunia Usaha, Fritto Chicken Siapkan Voucher Gratis di Family Gathering 

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:03 WIB

Pembentukan Laskar Gibran Papua Barat Rampung, Siap Kawal Program Strategis Pemerintah

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:08 WIB

Pertamina Jadi Mitra Perdana Uji Coba Skema Pengawasan Pajak Baru DJP, Pelindo dan PLN Menyusul

Senin, 13 Juli 2026 - 10:35 WIB

Pdt Lucas Kmur Ajak Umat Tetap Teguh Berdoa dan Jaga Persatuan di Tengah Situasi Papua Pegunungan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page