Penulis Amatus.Rahakbauw. K
Bukan karena aku membenci, bukan karena aku lelah melihat wajah-wajah tulus itu. Justru karena aku terlalu menyadari betapa berharganya kalian di dalam pelayanan.
Kalian berjalan dengan hati yang bersih.
Kalian melayani dengan ketulusan yang tak pernah meminta tepuk tangan.
Kalian berdiri dengan iman yang teguh, bahkan saat badai datang menghantam.
Sementara aku…Aku merasa kecil di antara cahaya yang kalian pancarkan.
Maafkan aku yang hidup tak sempurna.
Maafkan aku yang sering jatuh di saat kalian tetap berdiri.Maafkan aku yang kadang membawa beban dan luka, sementara kalian berusaha menjaga sukacita tetap menyala.
Bukan karena aku tak mengasihi pelayanan ini.Bukan karena aku tak mencintai kebersamaan kita.Tetapi karena aku takut menjadi noda di antara hati-hati yang bersih.
Aku memilih melangkah menjauh, bukan untuk melupakan,
melainkan agar aku belajar memperbaiki diri.Agar suatu hari nanti, jika Tuhan mengizinkan,aku bisa kembali dengan hati yang lebih layak.
Kalian tetaplah semangat di dalam pelayanan.Jadilah yang terbaik, bukan untuk manusia, tetapi untuk Tuhan yang melihat setiap tetes keringat dan air mata kalian.
Jangan biarkan kekurangan seseorang memadamkan api panggilan kalian.
Jika suatu hari kalian mengingatku,
ingatlah bukan pada kekuranganku,
tetapi pada doa-doa yang pernah kita panjatkan bersama.
Aku mungkin merasa kotor di hadapan kalian,namun aku percaya kasih Tuhan lebih besar dari segala kelemahanku.
Dan kasih itulah yang akan menuntunku kembali kepada terang.
Terima kasih untuk ketulusan kalian.
Terima kasih untuk cinta yang tak pernah menuntut kesempurnaan.
Saatnya aku pergi sejenak…
untuk belajar menjadi lebih baik.
Tetaplah melayani.
Tetaplah setia.
Tetaplah menjadi terang.




















