KM Nuansa Surya Karam Diterjang Angin Kencang dan Ombak Besar di Perairan Batu Bara, Seorang Nelayan Tewas

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Batu Bara — Seorang nelayan tewas tenggelam saat kapal yang ditumpanginya, KM Nuansa Surya karam akibat diterjang angin kencang dan ombak besar di perairan dekat Pulau Salah Nama Kabupaten Batu Bara, Rabu (21/1/2026) sekira pukul 19.00 WIB.

Nelayan nahas tersebut, Ruslan alias Ilan, 50 tahun, warga Dusun I Desa Pahang Kecamatan Talawi, hanyut dan tenggelam setelah KM Nuansa Surya yang merupakan kapal pukat teri dengan 38 anak buah kapal (ABK) karam karena badan kapal pecah diterjang ombak.

Kapolsek Labuhan Ruku Kompol Cecep Suhendra membenarkan peristiwa tenggelamnya kapal nelayan yang mengakibatkan seorang ABK meninggal dunia.

“Benar, kapal Nuansa Surya dengan 38 ABK karam setelah badan kapal pecah diterjang ombak sehingga seorang nelayan meninggal dunia,” ujar Cecep, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga  Tragedi Pencari Kepah: Nazaruddin Ditemukan Meninggal Setelah 4 Hari Hilang di Perairan Batu Bara

Cecep mengatakan berdasarkan investigasi Polsek Labuhan Ruku, begitu kapal karam, seluruh ABK melompat ke laut. Malang, Ruslan tidak mahir berenang sehingga hanyut dan tenggelam.

Sesaat sebelum tenggelam, Ruslan terlihat ABK Yusri, yang langsung
mendatangi dan menolong korban dengan merangkul korban.

Selanjutnya Yusri membawa korban ke tepi pulau Salah Namo namun meski telah diberikan pertolongan nyawanya tidak dapat terselamatkan.

Sementara itu, salah seorang ABK menghubungi kapal lain lewat komunikasi handytalky.

Tak lama kemudian 1 unit kapal nelayan datang dan mengevakuasi seluruh ABK termasuk yang telah meninggal dunia.

Kapal penolong tiba di pelabuhan Tanjung Tiram sekitar pukul 22.00 WIB. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit guna divisum.

Baca Juga  Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka

“Korban meninggal dunia akibat tenggelam telah diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan secara layak,” sebut Cecep.

Penulis : EPN

Berita Terkait

Bansos Turun, Anggaran Makan-Minum Naik, Mahasiswa Banten Protes
Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar
Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus
Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai
Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:55 WIB

Bansos Turun, Anggaran Makan-Minum Naik, Mahasiswa Banten Protes

Senin, 14 September 2026 - 14:54 WIB

Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page