Labuan Bajo — Menyoroti tragedi tenggelamnya KM. Putri Sakinah di selat padar perairan TNK (26/12/2025). Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat( LSM LPPDM), dalam waktu dekat akan siap turun aksi demo Damai di KSOP Labuan Bajo dan Polres Manggarai Barat.
LSM. LPPDM, yg diketua oleh Marsel Ahang bersama Forum Peduli Kemanusian yang peduli terhadap meninggalnya empat orang wisatawan asing asal Spanyol bersama KM. Putri Sakinah di selat padar Desember 2025 lalu.
Disampaikan oleh Marsel Ahang melalui sambungan telepon bersama awak media Tempo Timur di Labuan Bajo, Kamis, (1/1/2026), akan siap turun aksi demo guna mendesak pihak Polres Manggarai Barat agar segera seret kepala KSOP dan pemilik KM. Putri Sakina untuk di proses secara hukum seadil-adilnya.
Menurut Marsel Ahang, “Kami siap turun aksi demontrasi dalam rangka mendesak pihak Polres Manggarai Barat seret Kepala KSOP Labuan Bajo dan di proses hukum seadil-adilnya, biar ada efek jera, saya pikir tidak hanya pihak KSOP melainkan pemilik kapal KM. Putri Sakinah, Kapten, Agen wisata yang terlibat dalam musibah di selat padar Desember lalu”. Jelas Ahang.
Ahang juga tidak menampik dugaan terjadinya praktek pungli dan juga sogok menyogok sangat rentan terjadi di KSOP Labuan Bajo juga ada indikasi penyalahgunaan wewenang dalam rangka praktek mafia maritim di kawasan perairan Labuan Bajo dan sekitarnya.
Ia menambahkan, “Saya juga tidak menampik kuat dugaan terjadinya praktek pungli dan juga sogok menyogok sangat rentan terjadi di KSOP Labuan Bajo juga indikasi penyalahgunaan wewenang dalam rangka praktek Mafia maritim di kawasan perairan labuan Bajo dan sekitarnya”. Terangnya.
“Biang kerok dari semua peristiwa tenggelamnya kapal wisata di Labuan Bajo, adalah Syahbandar. Kurangnya pengawasan dan maraknya praktek korupsi tersebut, menyebabkan rusaknya pariwisata labuan bajo di dunia Internasional, ini sangat memalukan”. Tegas Ahang.
Ricky
Penulis : Ricky




















