Ketua MA & Ketua MK Bangga di Sapa Secara Adat Manggarai Labuan Bajo

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Labuan Bajo NTT — TempoTimur.com

Sanggar Potang Iring bawakan tiga ritus adat Manggarai sebagai tanda penghormatan budaya terhadap para tamu VIP Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) ke IV tahun 2025, bertempat di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Jumat, (5/12/2025) malam.

Kegiatan ini mengangkat tema Tata Kelola Penyelenggaraan Negara: Konstitusionalisme Digital, Penataan Pemilu Hingga Pengelolaan Investasi Negara.

Dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung, Ketua Mahkamah Konstitusi, Wakil Gubernur NTT bersama rombongan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sanggar Potang Iring dipercayakan untuk mengisi upacara adat penyambutan tamu dengan membawakan tiga ritus adat sebagai kekhasan budaya Manggarai.

Upacara adat penyambutan tamu ini dibawakan langsung oleh founder Sanggar Potang Iring Ricky Morgan. Pihaknya menjelaskan makna dari tiga ritus yang dibawakannya.

Baca Juga  Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Labuan Bajo Berhasil Ditangkap Polisi

“Tiga ritus adat itu adalah Adak curu, adak Reis dan adak kapu agu naka yang artinya ucapan syukur atas kehadiran para tamu penting yang hadir dalan sebuah acara resmi di Manggarai,” jelas founder yang kerap di sapa Ricky saat diwawancarai awak media ini usai bawakan ritus adat.

Pihaknya juga menjelaskan pesan tersirat dari ayam putih dan tuak putih yang terisi dalam kendi atau bongko dalam bahasa setempat.

Berkenan dengan ritus ini biasanya menggunakan tuak putih yang terisi dalam sebuah kendi (bongko) dalam bahasa setempat serta ayam jantan berbulu putih (Manuk bakok)

“Ayam dan tuak itu adalah tradisi yang diwariskan oleh leluhur sebagai bentuk syukur dan suka cita dari tuan rumah dalam menyapa para tamu istimewa yang datang di Manggarai. Dan juga ayam itu sebagai simbol kemurnian hati orang Manggarai menyambut tamu yang datang,” ungkap Ricky

Baca Juga  Tim Percepatan Pembagunan Daerah Kab. Puncak Fokus Pada Program Prioritas Pembagunan

Selain disambut dengan ritus adat kehadiran tamu ini juga dihibur dengan tarian adat diiringi dengan lagu khas Rote Ndao yang dibawakan oleh siswi-siswi dari SMAK loyola, SMKN 1 Labuan Bajo dan SMPN 1 Komodo

Salah satu peserta tarian itu, Elisabeth Novelsha Putri siswi kelas XII SMKN 1 Komodo mengungkapkan rasa harunya saat dirinya tampil dalam moment kunjungan ini.

“Saya sangat bangga dan bersykur bisa tampil di panggung mengisi acara ini. Bagi saya kesempatan ini bukan baru sekali tetapi sudah bayak kali tampil menari di atas panggung saat acara resmi,” tutur Novelsha siswi berusia 16 tahun asal Lancang itu kepada wartawan.

Hal senada dikatakan pula oleh temannya yang merupakan siswi SMPN I Komodo, Viani Yohana Maria Viani asal Lancang (14) dengan panggilan akrabnya Viani

Baca Juga  Pasca Pemilu, TNI-Polri Rutin Patroli Malam di Labuan Bajo

“Saya sangat berterimakasih kepada Sanggar Potang Iring yang selalu mempercayakan saya untuk membawakan tarian dalam setiap kegiatan penting di Labuan Bajo”.

“Orang tua saya sangat bangga dan mendukung saya dalam mengembangkan bakat saya”.

“Kedepan saya tetap berusaha akan tampil lebih baik kalau dipercayakan lagi untuk membawakan tarian adat,” imbuh Viani usai membawakan tarian adat itu.

Pantauan awak media saat berlangsungnya acara penyambutan ini terlihat sangat teratur dan para tamu pun terlihat sangat bangga ketika menginjakan kaki di Kabupaten dengan predikat Daerah Super Premium (DSP).

Penulis : Ricky

Berita Terkait

Dina Maulidah Apresiasi Lomba Cerdas Cermat Karang Taruna Murung Raya
Kabut Asap Makin Pekat, Tuti Marheni Imbau Warga Murung Raya Jaga Kesehatan
Rejikinoor Dukung Penerapan BLUD di Seluruh Puskesmas Murung Raya
Mahyono Dorong Pemda Murung Raya Perkuat Dukungan bagi Petani
Kabut Asap Makin Pekat di Murung Raya, Sutrisno Imbau Warga Jaga Kesehatan
Hari Santri Nasional 2026, Johansyah Ajak Masyarakat Dukung Pesantren
Dina Maulidah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Murung Raya
Hari Santri Nasional 2026, Heriyus Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Dina Maulidah Apresiasi Lomba Cerdas Cermat Karang Taruna Murung Raya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Tuti Marheni Imbau Warga Murung Raya Jaga Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Rejikinoor Dukung Penerapan BLUD di Seluruh Puskesmas Murung Raya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Mahyono Dorong Pemda Murung Raya Perkuat Dukungan bagi Petani

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Murung Raya, Sutrisno Imbau Warga Jaga Kesehatan

Berita Terbaru

Daerah

Polres Tanjung Balai Gelar Operasi Patuh Toba 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 14:51 WIB

You cannot copy content of this page