Belajar Bijak, Jangan Terjebak dalam Keangkuhan

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Banyak orang yang terjebak dalam kesombongan dan keangkuhan. Mereka mudah sekali menceritakan keburukan orang lain, menjelek-jelekkan, bahkan menertawakan tanpa mengetahui kebenaran. Kata-kata kasar, ejekan, dan hinaan dengan seribu satu bahasa sering kali mereka lontarkan, seolah-olah menjatuhkan orang lain bisa membuat diri mereka lebih tinggi.

Namun, orang yang dihujat itu memilih berdiam diri. Ia tidak membalas, tidak membantah, dan tetap tenang. Tiba-tiba, datanglah seseorang yang mengenal baik dirinya. Dengan sopan, ia menyapa, mengulurkan tangan, dan bersalaman penuh hormat. Mereka berbincang hangat sambil berdiri, menunjukkan bahwa orang yang dihina itu sebenarnya adalah sosok yang berprofesi jelas dan sangat dihargai.

Saat itu semua mata tertegun, lalu menunduk malu. Mereka yang tadinya mencibir dan menghina sadar bahwa apa yang mereka katakan hanyalah kebodohan yang memalukan.

Baca Juga  Konsumsi Ikan Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Di balik hinaan yang tersebar, terutama di media sosial, sering kali tersimpan kebenaran yang berbeda. Sayangnya, banyak orang langsung percaya tanpa mau mengkroscek, tanpa berpikir panjang. Padahal, yang mereka hina bisa jadi justru sosok yang mulia, berharga, dan penuh manfaat bagi banyak orang.

Pesanku: dalam menggunakan media sosial, marilah kita bijak. Jangan asal bicara, jangan asal bunyi. Sebelum mengetik atau berkata, pikirkan dulu baik-baik. Kata-kata kita bisa membangun, tetapi juga bisa menghancurkan. Bijaklah dalam berkata, agar kita tidak terjebak dalam kesombongan dan penyesalan.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.
God bless you.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw. K

Berita Terkait

Antara Perjuangan dan Sebatas Pelengkap Kepentingan
Mengurai Problem Loyalitas di Pemerintahan Batu Bara 
Kesombongan Seorang Jurnalis: Ketika Ego Membunuh Kebenaran
Pulau Pandang dan Segenggam Kekuasaan 
Menunggu Jurus Pansus Plasma DPRD Batu Bara
Salut, Pansus Plasma HGU Perkebunan di Batu Bara Terbentuk 
Raden AF, Mengupas Lagi Jendral AA, Terkenal Keberaniannya Mengeksekusi Anakbuahnya Merusak Bangsa
Pemenang Sejati Tidak Menjual Nuraninya

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:07 WIB

Antara Perjuangan dan Sebatas Pelengkap Kepentingan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:08 WIB

Mengurai Problem Loyalitas di Pemerintahan Batu Bara 

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:57 WIB

Kesombongan Seorang Jurnalis: Ketika Ego Membunuh Kebenaran

Senin, 15 Juni 2026 - 10:05 WIB

Pulau Pandang dan Segenggam Kekuasaan 

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:13 WIB

Menunggu Jurus Pansus Plasma DPRD Batu Bara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page