Manokwari — Kampung Kwau di Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, resmi ditetapkan sebagai kampung wisata. Peresmian dilakukan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, serta Bupati Manokwari Hermus Indow pada Sabtu (20/9/2025).
Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan ibadah syukur yang berlangsung di Kampung Kwau. Menparekraf Sandiaga Uno menyebut, Kampung Kwau termasuk dalam 72 desa wisata terbaik di Indonesia dan tercatat dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023.
“Desa ini tergolong desa wisata berkelas dunia. Kami berharap Kampung Kwau menjadi destinasi unggulan yang mampu mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat,” ujar Sandiaga.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan, pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus segera menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendukung pengembangan kampung wisata tersebut.
“Perlu dukungan secara stimulan agar Kampung Kwau mampu menarik wisatawan nasional maupun internasional. Keindahan alam, adat, dan budaya lokal Arfak adalah kekayaan yang harus kita jaga dan lestarikan,” kata Dominggus.
Senada, Bupati Manokwari Hermus Indow menyampaikan bahwa kawasan Pegunungan Arfak merupakan wilayah konservasi yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi. Menurutnya, menjadikan Kampung Kwau sebagai destinasi wisata merupakan langkah tepat untuk menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Keindahan alam di Kwau adalah anugerah Tuhan. Dengan suhu sejuk khas Pegunungan Arfak, kampung ini memiliki daya tarik berbeda dari destinasi lain di Papua Barat,” ucap Hermus.
Ia juga berjanji akan memperbaiki akses jalan menuju Kampung Kwau pada 2025–2026 agar wisatawan lebih mudah berkunjung. Selain itu, Hermus mendorong agar Kampung Kwau dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan mulai 2026, sehingga fasilitas dan perekonomian masyarakat dapat berkembang.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K






















