Manokwari — Pemerintah Provinsi Papua Barat memberikan batas waktu hingga 24 September 2025 bagi seluruh perangkat daerah untuk menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan. Jika hingga tenggat tersebut belum ada penyelesaian, maka Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) akan turun tangan, dan selanjutnya Aparat Penegak Hukum (APH) juga akan dilibatkan.ujar Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,MS.i saat dikonfirmasi Jurnalis Tempo.Timur melalui Via Whatsapp Senin siang (15/9/2025),WIT
“Semua temuan harus segera ditindaklanjuti. Pada 24 September 2025, semuanya sudah tidak bermasalah, baik secara fisik maupun administrasi, sehingga tidak menimbulkan persoalan baru,” tegas pejabat Pemprov Papua Barat.
Selain itu, Pemprov Papua Barat juga menyoroti sejumlah agenda penting lainnya:
Acara ini digelar pada 8–10 September 2025 di Kabupaten Teluk Bintuni. Bantuan hibah dari Pemprov Papua Barat telah disalurkan untuk mendukung 10 program pokok PKK, termasuk bantuan pertanian, peternakan, bibit ikan, bahan pokok, serta perlengkapan sekolah. Pemerintah menegaskan agar semua bantuan tepat sasaran.
Seluruh rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat terkait temuan pertanggungjawaban keuangan tahun 2023–2024 diminta segera ditindaklanjuti agar tidak mengganggu proses administrasi pada tahun 2025.
Pemerintah menyoroti tunggakan pajak kendaraan dinas yang mencapai Rp2,6 miliar. Penyelesaian pajak kendaraan dinas maupun pribadi diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025.
Sejumlah sudut kantor gubernur masih kotor dan penerangan belum memadai. Pemprov meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan kantor. Air bersih dan lampu penerangan juga akan segera diperbaiki agar kantor dapat menjadi ikon representatif bagi masyarakat.
Pemerintah menerima aspirasi mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Aspirasi yang menjadi kewenangan provinsi akan ditindaklanjuti, sedangkan yang menjadi tanggung jawab kabupaten maupun pemerintah pusat akan disampaikan ke pihak terkait.
Setiap hari Jumat, Pemprov merencanakan agenda kerja bakti dan olahraga bersama untuk menjaga kebersihan kantor sekaligus meningkatkan kesehatan aparatur sipil negara (ASN).
Dengan langkah-langkah ini, Pemprov Papua Barat berharap kinerja pemerintahan berjalan maksimal, program pembangunan tepat sasaran, serta tercipta keamanan dan ketertiban di masyarakat.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K





