Plt.Kepala Dinas Pendidikan, Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, M.Pd, Larang Pungutan Bersifat Rutin

- Penulis

Jumat, 12 September 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, M.Pd., menegaskan bahwa sekolah negeri dilarang melakukan pungutan rutin bulanan kepada siswa.

Hal tersebut disampaikan Barnabas saat dikonfirmasi TempoTimur.com melalui pesan WhatsApp pada Jumat (12/9/2025) pukul 14.46 WIT.

“Dana BOS sudah diatur dalam peraturan, jadi sekolah negeri tidak boleh lagi melakukan pungutan bulanan dengan sebutan apa pun, termasuk uang komite. Aturan jelas diatur dalam Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah dan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BOS Reguler, bahwa pungutan kepada peserta didik di sekolah negeri dilarang,” tegas Barnabas.

Larangan pungutan tersebut juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Baca Juga  Wakil Wali Kota Tanjung Balai Monitoring Langsung Penyaluran MBG di MAN Lokasi 2 Selat Lancang

Pasal 11 ayat (1) menyebutkan bahwa pemerintah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara.

Pasal 34 ayat (2) menegaskan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib menjamin terselenggaranya pendidikan minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya.

“Dengan aturan ini, jelas sekali sekolah negeri tidak boleh membebani siswa dengan pungutan apa pun,” kata Barnabas menegaskan.

Lebih lanjut, Barnabas mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui program Papua Barat Cerdas menyiapkan bantuan seragam sekolah gratis dan beasiswa bagi siswa SMA/SMK, khususnya kelas IX, XI, dan XII.

“Kami sudah rapat dengan MKKS dan perwakilan sekolah di Manokwari. Bantuan seragam diberikan terutama untuk orang asli Papua (OAP) dari keluarga tidak mampu. Jika ada siswa yang sudah terlanjur membeli seragam, cukup serahkan nomor rekening agar pemerintah bisa mengembalikan dana langsung ke siswa,” jelasnya.

Baca Juga  Wakil Ketua I TP-PKK Murung Raya Ikuti Rakor Kabupaten/Kota, Tanggap Ancaman Narkoba

Barnabas meminta kepala sekolah segera menghimpun data siswa penerima bantuan, meliputi nama lengkap, kelas, asal sekolah, nama bank, dan nomor rekening.
“Hari Senin atau Selasa depan kami akan menggelar video konferensi dengan seluruh kepala SMA dan SMK untuk membahas teknis penyaluran bantuan ini,” ujarnya.

Selain bantuan seragam dan beasiswa, pemerintah provinsi juga tetap memberikan reward bagi siswa berprestasi yang berhasil mewakili Papua Barat di tingkat nasional.

“Baik siswa SD, SMP, SMA, maupun SMK yang membawa nama Papua Barat di ajang nasional tetap akan diberikan penghargaan. Ini bentuk apresiasi atas kerja keras dan prestasi anak-anak Papua Barat,” tutur Barnabas.

Barnabas menegaskan, seluruh program ini merupakan wujud komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat dalam meringankan beban orang tua, khususnya masyarakat asli Papua yang kurang mampu.

Baca Juga  Pj Bupati Murung Raya Dr Hermon Ingatkan Netralitas ASN Pilkada 2024

“Kami berharap kepala sekolah serius menghimpun data, bekerja sama, dan mendukung program ini demi mewujudkan pendidikan Papua Barat yang berkualitas, bermutu, dan bebas pungutan liar,” pungkas Barnabas.

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Terima LHP dari BPK RI, Pemkab Batu Bara Raih Opini WTP
Kemendikdasmen Revitalisasi 89 Sekolah di Papua Barat dengan Anggaran Rp114 Miliar
Bupati Baharuddin Siagian Apresiasi Wajib Pajak dan Percepat Digitalisasi Daerah pada Gebyar PBB-P2 2026
Benny Siswanto Pemkab Barito Utara Raih Juara Umum FBIM 2026
Plh Wali Kota Tanjung Balai Monitoring Sidak Pasar Tradisional Pastikan Pasokan Pangan Jelang idul Adha
Purbaya Yudhi Sadewa Bawa Laporan Dugaan Manipulasi Nilai Ekspor 10 Perusahaan CPO Saat Hadiri Jamuan Presiden di Istana
Kick Off Meeting Proyek KPBU APJ Digelar, Wabup Syafrizal Prioritaskan Penerangan Jalan Protokol
Pemko Tanjung Balai dan Pemko Tangsel Bangun Kerjasama Komparatif Perkuat Strategi Peningkatan PAD Berbasis Digitalisasi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:01 WIB

Bupati Batu Bara Terima LHP dari BPK RI, Pemkab Batu Bara Raih Opini WTP

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:41 WIB

Kemendikdasmen Revitalisasi 89 Sekolah di Papua Barat dengan Anggaran Rp114 Miliar

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

Bupati Baharuddin Siagian Apresiasi Wajib Pajak dan Percepat Digitalisasi Daerah pada Gebyar PBB-P2 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:15 WIB

Benny Siswanto Pemkab Barito Utara Raih Juara Umum FBIM 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:24 WIB

Plh Wali Kota Tanjung Balai Monitoring Sidak Pasar Tradisional Pastikan Pasokan Pangan Jelang idul Adha

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page