Fakfak — Usai membuka Program Pelatihan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA) 2025 di SD YPK Fakfak pada Senin pagi (8/9/2025), Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kabupaten Fakfak, Stefanus Weripang, S.Pd., menyampaikan pentingnya kegiatan ini bagi guru dan siswa dalam menghadapi tantangan teknologi informasi di masa depan.
Dalam wawancaranya bersama jurnalis, Stefanus menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang teknologi informasi. “Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi guru dan siswa, terutama yang berada di sekolah-sekolah pedalaman, agar dapat meningkatkan kemampuan digital mereka dan tidak tertinggal di era globalisasi,” ujarnya.
Meski menghadapi kendala jaringan internet di sejumlah wilayah, Stefanus menegaskan hal itu tidak menjadi hambatan berarti. Ia berterima kasih kepada Balai Guru Penggerak (BGTK) yang telah mendukung pelaksanaan pelatihan tersebut. “BGTK selalu hadir menutup kekurangan yang ada di daerah, sehingga guru-guru dari kampung pun bisa mendapatkan akses pelatihan dan mengikuti perkembangan teknologi,” jelasnya.
Stefanus berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga para guru di Fakfak mampu bersaing dengan tenaga pendidik dari daerah lain. “Harapan kami, pelatihan ini bisa menciptakan generasi emas yang siap berkompetisi di bidang teknologi. Semoga ke depan program seperti ini terus dilakukan agar pendidikan di Fakfak semakin maju,” tambahnya.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K





















