Asrama Brimob Jakarta Pusat Digerebek Massa Usai Insiden Tabrak Lari

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta — Situasi tegang terjadi di kawasan Asrama Brimob, Jakarta Pusat, pada Senin (28/8) malam. Ratusan massa yang mayoritas merupakan pengemudi ojek online (ojol) mendatangi asrama setelah beredar kabar adanya insiden tabrak lari yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Brimob terhadap salah seorang pengemudi ojol.

Pantauan di lokasi, massa sempat berkumpul di depan pintu gerbang asrama sambil berteriak-teriak meminta agar pengemudi yang disebut menabrak segera keluar. Suasana semakin memanas ketika sebagian massa berusaha menerobos barikade dan melempari area sekitar dengan benda-benda yang mereka bawa.

Ajay, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan bahwa massa datang secara spontan setelah mendengar informasi adanya pengemudi ojol yang dilindas. “Tadi rame banget, mereka teriak-teriak minta pelaku keluar. Polisi pakai water cannon buat bubarin massa, tapi orang-orang tetap bertahan,” ujarnya.

Baca Juga  Laga Kambing di Asahan Dua Meninggal Dunia dan Satu Kritis

Hal senada disampaikan Budi, seorang driver ojol yang ikut dalam aksi tersebut. Menurutnya, massa hanya ingin mendapatkan kejelasan terkait nasib rekan mereka. “Kami tidak mau anarkis, tapi kami minta pelaku bertanggung jawab. Jangan sampai kasus ini ditutupi begitu saja. Semua pengemudi ojol di sini solid membela teman kami,” tegasnya.

Untuk mengendalikan situasi, aparat kepolisian menurunkan pasukan tambahan dan kendaraan taktis. Semprotan air water cannon juga digunakan untuk membubarkan kerumunan. Hingga larut malam, ketegangan masih terasa di sekitar lokasi, meski jumlah massa mulai berkurang.

Pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi peristiwa tabrak lari tersebut. Sementara massa ojol berjanji akan terus menuntut kejelasan dan keadilan atas insiden yang menimpa rekan mereka.

Baca Juga  KPU Murung Raya Gelar Rapat Pleno Terbuka Perhitungan Perolehan Suara Pilkada 2024

Penulis : Dhanu

Berita Terkait

Bupati Heriyus Buka PKKMB Akbid Murung Raya, Dorong Mahasiswa Berkarakter
Pemkab dan Polres Murung Raya Perkuat Sinergi, Jamin Keamanan Masyarakat
Antisipasi Kemarau, Pemkab Murung Raya Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan
Diduga PT Padasa Enam Utama Serobot Tanah Warga
Kapolres Murung Raya Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla Di Kecamatan Permata Intan
Rahmanto Muhidin Beri Semangat Kader PMII Kobar Jadi Motor Penggerak Perubahan
Kemendagri Tegaskan Tak Ada Rencana Ubah Definisi Orang Asli Papua
Evaluasi Kartu HEBAT Mahasiswa, Pemkab Murung Raya Perkuat Ketepatan Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 01:33 WIB

Bupati Heriyus Buka PKKMB Akbid Murung Raya, Dorong Mahasiswa Berkarakter

Selasa, 15 September 2026 - 00:29 WIB

Pemkab dan Polres Murung Raya Perkuat Sinergi, Jamin Keamanan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Antisipasi Kemarau, Pemkab Murung Raya Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan

Senin, 14 September 2026 - 22:07 WIB

Diduga PT Padasa Enam Utama Serobot Tanah Warga

Minggu, 13 September 2026 - 22:27 WIB

Kapolres Murung Raya Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla Di Kecamatan Permata Intan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page