Tangerang Selatan — Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional, Penggiat Lingkungan Hidup Tangsel (PLHT) yang diketuai oleh Bang Blues, bersama dengan gabungan beberapa komunitas pencinta lingkungan hidup lainnya, mengadakan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian alam, Minggu (10/08).
Kegiatan yang dilakukan antara lain penanaman pohon, pembersihan sampah, dan kampanye edukasi pelestarian lingkungan di sekitar bantaran Situ Pamulang, Sasak Tinggi, Tangerang Selatan.
Selain itu, juga diadakan diskusi panel tentang strategi konservasi alam yang efektif dan berkelanjutan, yang dihadiri oleh ahli konservasi dan praktisi lingkungan hidup, seperti Rendy Apandi (Bang Payung) dan H. Nurhafidz Kholis (Bang Haji Pidon).
Partisipasi masyarakat dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional cukup baik. Beberapa masyarakat secara sukarela mengikuti kegiatan penanaman pohon dan diskusi panel, serta menunjukkan komitmen untuk menjaga kelestarian alam dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan hidup.
Bang Payung dan Bang Haji Pidon menyampaikan pentingnya konservasi alam untuk keberlangsungan hidup manusia dan alam.
Mereka juga mengajak para komunitas yang tergabung untuk terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam upaya pelestarian alam lingkungan di sekitar kita.
Bang Blues, selaku ketua pelaksana dari komunitas PLHT, mengungkapkan bahwa Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional diharapkan bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat dalam menjaga pelestarian alam lingkungan hidup di lingkungan kita.
Dengan kerja sama dan partisipasi semua pihak, diharapkan keindahan dan kekayaan alam Indonesia dapat terjaga untuk generasi mendatang.
Penulis : Dhanu











