Manokwari — Gubernur Papua Barat secara resmi membuka Pameran UMKM 2025 di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (11/8/2025) pukul 13.36 WIT. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, dengan tujuan memperkuat peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Dalam acara tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Papua Barat, Enos Aronggear, menyampaikan laporan program kerja tahun anggaran 2025 serta dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) yang mendukung kegiatan ini.
Enos menjelaskan bahwa pameran ini memiliki lima tujuan utama:
1. Meningkatkan semangat pelaku UMKM dengan memamerkan produk lokal kepada audiens yang lebih luas dan calon pelaku usaha baru.
2. Membangun jaringan bisnis antara pelaku UMKM, distributor, pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya.
3. Memperoleh penilaian langsung dari konsumen sebagai masukan untuk peningkatan kualitas dan inovasi produk.
4. Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.
5. Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Sasaran pameran ini adalah mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar dan memberikan fasilitas serta informasi untuk meningkatkan kualitas produk.
Sebanyak 30 pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Papua Barat dari Kabupaten Manokwari berpartisipasi. Pameran juga diikuti oleh berbagai instansi yang memberikan pelayanan publik di lokasi, antara lain:
Dukcapil untuk pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP.
Samsat untuk pelayanan pajak kendaraan bermotor.
Kemenkumham untuk pengurusan izin hak cipta dan perlindungan kekayaan intelektual.
Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta dan pengunjung.
Kehadiran berbagai OPD ini bertujuan mempermudah akses pelayanan publik dan mempercepat proses yang dibutuhkan pelaku UMKM maupun masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat menekankan pentingnya pameran ini sebagai strategi promosi dan penguatan daya saing UMKM. Ia mengajak pelaku usaha memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan merek, memperluas jaringan, menguji produk di pasar, dan menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
“Produk kita tidak kalah dengan produk luar daerah. Sudah saatnya UMKM lokal menjadi tuan di negeri sendiri. Gunakan kesempatan ini untuk membuktikan kualitas dan membangun kebanggaan akan produk Papua Barat,” tegas Gubernur.
Kegiatan ini didukung oleh anggaran DPA Dinas Koperasi dan UMKM Papua Barat Tahun Anggaran 2025, dengan kontribusi dari OPD terkait yang terlibat sebagai panitia.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, UMKM, dan masyarakat, Pameran UMKM 2025 diharapkan mampu memperluas jangkauan produk lokal, meningkatkan daya saing, serta memperkuat fondasi ekonomi Papua Barat dari akar rumput.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K













