Fakfak — Bertempat di kediaman Bapak Haji Mustaqfirin di Jalan Cenderawasih, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, pada Senin malam (28 Juli 2025) pukul 20.30 WIT, Haji Mustaqfirin menyampaikan harapannya kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh yang dapat merugikan kesehatan dan masa depan mereka.
Saat ditemui oleh jurnalis Tempo-Timur.com, Haji Mustaqfirin menyampaikan bahwa semua agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan, yang mengarahkan umat untuk hidup sehat, bermoral, dan menjaga sesama dari perilaku yang dapat menimbulkan kerugian.
“Kita semua sepakat bahwa hidup sehat dan seimbang adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai umat beriman. Oleh karena itu, segala bentuk kebiasaan yang bisa mengganggu kesadaran dan keselamatan diri patut kita waspadai bersama,” ujarnya dengan nada bijak.
Haji Mustaqfirin juga menyoroti kekhawatirannya terhadap tren konsumsi minuman beralkohol di kalangan anak muda, baik dari produk pabrikan maupun olahan lokal, yang belum tentu memiliki takaran kandungan yang aman.
“Produk pabrikan biasanya masih dapat dikontrol takaran alkoholnya, tetapi yang tradisional sering kali tidak bisa dipastikan. Ini yang perlu menjadi perhatian bersama, karena menyangkut kesehatan dan keselamatan,” jelasnya.
Sebagai solusi, Haji Mustaqfirin mengajak pemerintah daerah dan DPRD untuk mempertimbangkan kebijakan pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol, dengan memperhatikan aspek kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
“Kalau pun belum bisa dihapuskan, saya mengusulkan agar kadar alkohol yang diizinkan dalam peredaran dibatasi seminimal mungkin, misalnya maksimal 1%. Ini sebagai bentuk perlindungan bersama,” tambahnya.
Ia juga memberikan contoh bahwa dalam praktik keagamaan tertentu, ada penggunaan minuman seperti anggur dalam konteks yang sangat terbatas, simbolis, dan tidak menimbulkan efek negatif, karena penggunaannya diawasi dan disesuaikan dengan nilai-nilai spiritualitas.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan ajakan persatuan kepada tokoh agama, orang tua, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, damai, dan penuh kasih bagi generasi muda.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K



















