Manado — Empat pilar utama dinilai memiliki peran penting dalam membentuk sikap mental positif generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Pdt. Fanny Potabuga, Anggota Komisi Pusat Remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Gembala GPdI Rajawali Kanonang, dan Guru Sekolah Alkitab Langowan, dalam wawancaranya dengan jurnalis Tempo-Timur.com pada Selasa (29 Juli 2025) pukul 06.43 WIT melalui pesan WhatsApp.
Menurut Pdt. Fanny, keempat pilar yang dimaksud adalah keluarga, gereja, sekolah, dan pemerintah.
“Saya menempatkan keluarga sebagai pilar pertama, karena anak-anak muda menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang tua di rumah. Di sinilah peran orang tua sebagai konselor utama sangat penting,” jelasnya.
Pilar kedua adalah gereja, yang berfungsi sebagai wadah pembinaan rohani dan karakter spiritual generasi muda.
Pilar ketiga adalah sekolah, yang berperan dalam pendidikan formal dan pengembangan intelektual serta kedisiplinan siswa, dengan guru sebagai aktor sentral dalam proses tersebut.
Sementara itu, pemerintah menempati posisi keempat sebagai pembuat dan pelaksana kebijakan serta hukum yang berkaitan langsung dengan perlindungan dan pembinaan anak muda, khususnya dari pengaruh negatif lingkungan sosial.
“Empat pilar ini – keluarga, gereja, sekolah, dan pemerintah – adalah fondasi penting dalam pembentukan moral, etika, spiritualitas, keterampilan, sikap, dan pengetahuan bagi kaum muda. Kolaborasi yang harmonis dari semua elemen ini akan melahirkan generasi tangguh yang berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K













