Ramadhan Tamu yang Dirindukan, Refleksi Iman dan Harapan Umat Muslim

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

TEMPO TIMUR, Manokwari —  Ramadhan, bulan suci yang hanya datang sekali dalam setahun, selalu disambut hangat oleh umat Islam. Bagi Haji Mustaqfirin, Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi tamu agung yang selalu dinanti dengan penuh rindu.

Pernyataan ini disampaikan oleh Haji Mustaqfirin saat dikonfirmasi jurnalis TempoTimur.com melalui pesan WhatsApp pada Minggu malam, 27 Juli 2025.

Mengatakan “Ramadan seperti tamu mulia yang datang membawa keberkahan dan pengampunan. Setiap kali ia pergi, hati kita selalu berharap bisa bertemu lagi di tahun berikutnya,” ujar Mustaqfirin.

Ia menambahkan bahwa Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperbanyak amal, memperkuat silaturahmi, menahan hawa nafsu, serta meningkatkan kualitas ibadah dan kedekatan kepada Allah.

Baca Juga  Kajian Kebangasaan di Masjid Al Ikhlas Padang Sidempuan Bersama Ustadz Asrul

Kehadiran Ramadhan diabadikan dalam firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil)…”(QS. Al-Baqarah: 185)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang puasa, tetapi juga tentang menyambut petunjuk Allah dengan hati yang bersih dan tekad untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Menurut Haji Mustaqfirin, ada beberapa alasan utama mengapa Ramadan selalu dirindukan umat Islam:

Ia datang membawa ampunan dan rahmat yang luas.

Memberi peluang melipatgandakan pahala atas setiap amal baik.

Membangun kesadaran sosial dan empati terhadap sesama, khususnya fakir miskin.

Baca Juga  Peringatan Kenaikan Tuhan Yesus Kristus: Bukti Kasih dan Janji Keselamatan bagi Umat Percaya

Menghadirkan kebersamaan dalam ibadah, seperti salat tarawih dan buka puasa bersama.

Ramadhan menjadi tamu istimewa yang kehadirannya mendamaikan jiwa dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Seperti yang diungkapkan Haji Mustaqfirin, “Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tapi tentang bagaimana hati kita benar-benar terisi dengan iman dan kasih sayang.”

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Silaturahmi H Ahmad Hadian dan HNSI Batu Bara Berlangsung Hangat, Bahas Persoalan Nelayan
Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok
Pelindo Regional 4 Fakfak Kumpulkan 343,70 Kg Sampah Botol Plastik di Area Pelabuhan
Bebie Apresiasi Gerak Cepat TNI-Polri Tangani Karhutla di Murung Raya
Dina Maulidah Apresiasi Kesiapsiagaan BPBD Hadapi Potensi Karhutla
Prabowo Bahas Penataan BUMN, 290 Perusahaan Disebut Telah Ditutup

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:19 WIB

Silaturahmi H Ahmad Hadian dan HNSI Batu Bara Berlangsung Hangat, Bahas Persoalan Nelayan

Selasa, 8 September 2026 - 02:46 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 21:38 WIB

Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok

Senin, 7 September 2026 - 19:40 WIB

Pelindo Regional 4 Fakfak Kumpulkan 343,70 Kg Sampah Botol Plastik di Area Pelabuhan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page