Fakfak — Sebanyak lebih dari 200 peserta dari 70 klasis dan 12 wilayah GKI se-Tanah Papua berkumpul di Kota Pala, Fakfak, untuk mengikuti Temu Raya III Guru Sekolah Minggu GKI se-Tanah Papua yang berlangsung pada Sabtu, 28 Juni 2025, bertempat di Gedung KONI Fakfak, Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Fakfak Utara, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Biro Persekutuan Anak dan Remaja Sinode GKI di Tanah Papua, dan menjadi ajang pertemuan strategis bagi para guru sekolah minggu guna memperkuat pelayanan anak dan remaja di lingkungan GKI.
Menurut Pdt. Navi Kastanya, Kepala Biro Persekutuan Anak dan Remaja Sinode GKI di Tanah Papua, kegiatan ini bertujuan untuk:
Membangun kebersamaan dan kesehatian dalam pelayanan anak dan remaja,
Menyatukan hati dan pikiran seluruh guru sekolah minggu di aras klasis, jemaat, hingga sinode,
Bertukar pikiran dan pengalaman antar peserta terkait pelayanan sekolah minggu.
“Hari ini kami bersyukur kepada Tuhan. Temu Raya ini menjadi ruang untuk menyatukan perspektif, hati, dan komitmen dalam pekerjaan pelayanan bagi anak-anak dan remaja GKI di Tanah Papua,” ujar Pdt. Navi Kastanya saat diwawancarai oleh jurnalis TempoTimur.com.
Para peserta datang dari berbagai wilayah di Tanah Papua menggunakan pesawat dan kapal laut. Selain guru-guru sekolah minggu, jemaat GKI Klasis Fakfak, tokoh adat, masyarakat, dan pemerintah daerah juga turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
Pdt. Navi berharap seluruh peserta dapat mensosialisasikan hasil pertemuan ini di daerah masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya:
Menumbuhkan kesehatian dan tanggung jawab bersama,
Mengembangkan sikap saling peduli dan saling membantu antar guru sekolah minggu di seluruh Tanah Papua,
Membangun pelayanan yang berkesinambungan dan berlandaskan kasih Kristus.
Jemaat-jemaat di Klasis GKI Fakfak menyambut dengan penuh sukacita. Dukungan dari masyarakat lokal, tokoh adat, dan pemerintah daerah turut memberikan warna dan semangat tersendiri bagi suksesnya acara ini.
“Lewat Temu Raya III ini, kami melihat guru-guru sekolah minggu dipersatukan dalam satu kesehatian untuk membangun pelayanan yang lebih kuat dan berdampak,” tutup Pdt. Navi.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K






















