BNPB dan Basarnas: Dua Badan Penting dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia

- Penulis

Minggu, 29 Juni 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

TEMPO TIMUR —  Indonesia, sebagai negara yang rawan bencana, memiliki dua badan penting yang berperan dalam penanggulangan bencana, yaitu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Kedua badan ini memiliki tugas pokok dan fungsi yang berbeda, namun saling melengkapi dalam upaya penanggulangan bencana.

*Perbedaan Tugas dan Fungsi*

BNPB bertanggung jawab atas keseluruhan proses penanggulangan bencana, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, hingga pemulihan.

Sementara itu, Basarnas berfokus pada kegiatan pencarian dan pertolongan korban bencana.

*Tupoksi BNPB dan Basarnas*

BNPB memiliki tugas pokok dan fungsi untuk mengkoordinasikan perencanaan, pelaksanaan kegiatan penanganan bencana, dan kedaruratan secara terpadu. BNPB juga melaksanakan penanganan bencana dan kedaruratan mulai dari sebelum, pada saat, dan setelah terjadi bencana. Selain itu, BNPB merumuskan dan menetapkan kebijakan penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi.

Baca Juga  Pj Bupati Hermon Buka Kemah Besar Pramuka Tingkat Kwartir Cabang Murung Raya

Sementara itu, Basarnas memiliki tugas pokok dan fungsi untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan, musibah, dan/atau bencana. Basarnas juga melakukan kegiatan kemanusiaan dalam rangka mendukung tugas pokok dan membina potensi SAR serta meningkatkan kesiapsiagaan SAR.

*Sejarah dan Tanggal Pendirian*

BNPB terbentuk dari Badan Penolong Keluarga Korban Perang (BPKKP) pada 20 Agustus 1945. BNPB mengalami beberapa perubahan nama dan struktur organisasi hingga akhirnya menjadi BNPB pada tahun 2008 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008.

Basarnas didirikan pada 28 Februari 1972 dengan nama Badan SAR Indonesia (BASARI) berdasarkan Keputusan Presiden No 11 Tahun 1972. Basarnas mengalami perubahan nama dan struktur organisasi hingga akhirnya menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pada tahun 2016 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2016.

Baca Juga  Bupati Heriyus Bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin Buka Pameran Mura Expo 2025

Dengan adanya BNPB dan Basarnas, Indonesia memiliki dua badan penting yang siap membantu masyarakat dalam menghadapi bencana dan melakukan pencarian serta pertolongan korban bencana. Keduanya bekerja sama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan bencana di Indonesia.

 

Penulis : R Ramadhan

Berita Terkait

Dukungan Mayoritas Anggota PBB Perkuat Posisi Indonesia di Papua
Wabup Rahmanto Perkuat Sinergi dengan Polres Murung Raya untuk Jaga Kamtibmas
TP-PKK Murung Raya Perkuat UP2K, Dorong Ekonomi Keluarga dari Rumah
Prabowo Lantik Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional
Dina Maulidah Dorong Turnamen Futsal Pelajar Jadi Wadah Pembentukan Karakter
Dina Maulidah Dorong Peserta LPP Butterfly Tingkatkan Kemampuan Public Speaking
Wabup Rahmanto Lepas Kontingen Pramuka Santri Murung Raya ke PPSN VI di Malang
50 Kata-Kata Mutiara Peringatan G30S/PKI sebagai Renungan Sejarah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Dukungan Mayoritas Anggota PBB Perkuat Posisi Indonesia di Papua

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:37 WIB

Wabup Rahmanto Perkuat Sinergi dengan Polres Murung Raya untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:33 WIB

TP-PKK Murung Raya Perkuat UP2K, Dorong Ekonomi Keluarga dari Rumah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Prabowo Lantik Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Dina Maulidah Dorong Turnamen Futsal Pelajar Jadi Wadah Pembentukan Karakter

Berita Terbaru

Organisasi

Nia Margaretha Nahkodai BPK Oi Tangsel Lewat MUSKOT ke-6

Sabtu, 3 Okt 2026 - 20:54 WIB

You cannot copy content of this page