Biaya Pemulangan Jenazah Azwar Dari Kamboja Ke Indonesia 160 Juta

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Asahan — Jenazah Azwar (32) warga Lingkungan 1 Kelurahan Bunut Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan Sumatra Utara (Sumut) yang merupakan diduga korban perdagangan sindikat penjual manusia yang meninggal di Kamboja, jenazah belum bisa di pulangkan ke Indonesia, selain karena proses peyelidikan yang masih di lakukan oleh polisi Kamboja serta kos yang harus di keluarkan oleh keluarga korban sebesar 160 juta.

Hal ini di katakan oleh Nurhayati bibi korban (Azwar) saat di jumpai di rumah korban, jum’at (27/6/2025)

“Dari keterangan duta besar republika Indonesia di Kamboja untuk saat ini almarhum belum bisa di pulangkan ke Indonesia, masih dalam peyelidikan oleh polisi Kamboja terkait kematian Azwar,Pihak Dubes juga mengatakan kos untuk pemulangan jenazah dari Kamboja sebesar 160 juta, ” Terang Nurhayati

Baca Juga  Mobil Tangki Pertamina Sorong Tronton, Satu Orang Penumpang Luka Berat

Di ketahui sebelum ya Azwar berangkat dari rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya pada Maret 2025, Sebelum berangkat Azwar di janjikan akan berkerja di Malaysia sebagai penyanyi penyanyi oleh agen yang bernama Hasan

Pihak keluarga sempat lost contact dengan Azwar. Belakangan, Azwar mengabari keluarganya bahwa dirinya dibawa ke Kamboja.

Saat itu, Azwar mengaku dirinya telah ditipu. Sebab, setelah dibawa ke Malaysia, Azwar ternyata dibawa lagi ke Kamboja. Sementara agen bernama Hasan yang awalnya membawanya sudah tidak bisa dihubungi lagi.

Nurhayati juga menjelaskan pada Juni 2025, selepas Hari Raya Idul Adha, Azwar kembali menghubungi keluarganya karena dimintai uang tebusan sebesar Rp 30-40 juta agar Azwar bisa pulang ke Indonesia. Pihak keluarga sempat mengatakan bahwa Azwar belum tentu dibebaskan jika keluarga mengirimkan uang tebusan itu. Namun, saat itu, Azwar yakin akan dibebaskan jika uang tebusan itu dibayar.

Baca Juga  Tokoh Masyarakat Fakfak Tengah, Maximus Tanggahma, Wafat di RSUD Fakfak

“Setelah Uang di kirim Rp 15 juta, setelah itu putus hubungan. KBRI kasih kabar ke kami pada 13 Juni, katanya Azwar meninggal pada tanggal 10 Juni jam 8 pagi, jatuh dari lantai 3. Kami juga belum tahu pasti karena masih menunggu hasil penyelidikan KBRI di Kamboja, kasusnya masih ditangani pihak kepolisian Kamboja dan kami pengin tahu benar nggak Azwar loncat dari gedung,” Terang Nurhayati

Nurhayati atas nama keluarga berharap jenazah bisa di pulangkan ke Indonesia, berharap kepada Presiden Indonesia prabowo, untuk membantu.

“Kami mohon bantuan dari presiden Republik Indonesia prabowo, untuk dapat membantu kami memulangkan jenazah Azwar. ” Harap Nurhayati.

Penulis : Edi Surya

Berita Terkait

Bansos Turun, Anggaran Makan-Minum Naik, Mahasiswa Banten Protes
Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar
Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus
Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai
Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:55 WIB

Bansos Turun, Anggaran Makan-Minum Naik, Mahasiswa Banten Protes

Senin, 14 September 2026 - 14:54 WIB

Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page