Fakfak — Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak bersama seluruh anggota Kodim menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang dilaksanakan di Lapangan Apel Kantor Pemerintah Daerah Fakfak, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Wagom Utara, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, pada Selasa pagi, 2 Juni 2025.
Upacara yang mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya” tersebut dilaksanakan sehari setelah peringatan resmi 1 Juni, karena tanggal tersebut bertepatan dengan hari libur nasional. Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.TP, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Dalam pidato tersebut, Kepala BPIP mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah atau teks normatif. Ia adalah bintang penuntun yang membimbing bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan, persatuan, keadilan, dan kemakmuran,” ujar Wakil Bupati saat membacakan amanat.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Pancasila adalah “rumah besar” bagi keberagaman Indonesia, yang menyatukan lebih dari 270 juta penduduk dari berbagai suku, agama, ras, budaya, dan bahasa. Dalam Pancasila terkandung prinsip-prinsip dasar seperti gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.
“Mari kita jadikan peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Setiap langkah kebijakan dan tindakan kita harus mencerminkan semangat Pancasila,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 1803/Fakfak menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya menjadi momen penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Indonesia yang besar dan tangguh tidak lahir dari semboyan semata, tetapi dari rakyatnya yang setia dan konsisten mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” ujar Dandim dalam keterangannya usai upacara.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila perlu disematkan dalam hati dan diwujudkan dalam tindakan nyata oleh seluruh elemen masyarakat.
Penulis: Amatus Rahakbauw K.
Editor: Amatus Rahakbauw K.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K























