Warga Minta Pemkab Asahan Bongkar Gorong-Gorong Tak Sesuai Spesifikasi

- Penulis

Senin, 20 Januari 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga melintas menunjuk ke arah bangunan gorong gorong yang berlubang. (Foto/Edi)

Seorang warga melintas menunjuk ke arah bangunan gorong gorong yang berlubang. (Foto/Edi)

ASAHAN, TEMPO TIMUR – Warga Desa Air Putih Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan Sumatra Utara, meminta Pemerintah Kabupaten Asahan membongkar gorong-gorong kotak (box culvert) yang pengerjaannya asal-asalan atau tidak sesuai spesifikasi (spek) proyek.

Bambang, salah seorang warga setempat pada hari Senin, (20/1/) mengatakan pihaknya memperhatikan proyek box culvert yang dikerjakan secara asal-asalan sehingga malah membahayakan warga dan pengguna jalan.

Proyek seperti itu harus dibongkar, jika perlu pemkab panggil kontraktornya,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan jika gorong-gorong tersebut dikerjakan dengan benar atau sesuai spesifikasi maka tidak cepat rusak,ini baru selesai sudah rusak dan rompal terkena air.

Sementara salah seorang Tenaga tehnik proyek pembuatan gorong-gorong tersebut Parichan sianturi menjelaskan, mengakui pengerjaan pembuatan gorong-gorong di maksud di kerjakan asal jadi.

Baca Juga  Walikota Waris Tholib Lepas Peserta Pawai Obor Sambut Peringatan Kemerdekaan RI ke - 79

“Saya sudah ingat kan dan beritahu pengerjaan gorong-gorong harus seperti ini, namun pihak proyek tidak mengindahkan sehingga hasilnya seperti asal jadi, ” terang Parichan saat di konfirmasi lewat tlp.

Lanjut ya lagi,pengerjaan gorong-gorong di kerjakan terburu-buru sehingga tidak sesuai spek, Karena saat itu penanganan nya diburu buru karena excavator nya setengah hari bekerja, seharusnya jantan betinanya boxculvert itu harus span saat pemasangan tidak boleh banyak air, LC atau lantai nya hrus betul-betul rata.ini semua tidak di lakukan.

Selain itu saat pengerjaan alat Exckaptor harus satu hari itu juga dipaksakan siap oleh Josua Manurung dan Yoyok yang merupakan perwakilan dari pemborong, sehingga saat pemasangan gorong-gorong terkesan asal jadi, jelas Parichan.(Edi)

Baca Juga  Wakil Walikota Tanjung Balai Buka Pelatihan Fardhu Kifayah Lazis MW KAHMI Sumut

Berita Terkait

Wujudkan Kepedulian Antar-Daerah, Pemko Medan Terima Penghargaan dari Mendagri
Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari, Pdt. Emma Wanma Tegaskan: Jangan Rusak Citra Daerah dengan Mabuk dan Kriminalitas
Pdt. Vanny F. Lepar: GPdI Papua Barat Dukung Program MBG dengan Pendekatan Holistik dan Kearifan Lokal
Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026
Puluhan Tahun Diterjang Air Pasang, Warga Labuhan Ruku Harapkan Solusi
Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira
­Wali Kota Beserta Jajaran Melayat ke Rumah Duka Istri Mantan Wali Kota Tanjung Balai Waris Thalib
Tiga Kecamatan di Tanjung Balai Kompak Gelar Operasi Gabungan Viral isu Narkoba di Mensos

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 21:07 WIB

Wujudkan Kepedulian Antar-Daerah, Pemko Medan Terima Penghargaan dari Mendagri

Rabu, 22 April 2026 - 10:42 WIB

Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari, Pdt. Emma Wanma Tegaskan: Jangan Rusak Citra Daerah dengan Mabuk dan Kriminalitas

Senin, 20 April 2026 - 13:44 WIB

Pdt. Vanny F. Lepar: GPdI Papua Barat Dukung Program MBG dengan Pendekatan Holistik dan Kearifan Lokal

Minggu, 19 April 2026 - 23:29 WIB

Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026

Minggu, 19 April 2026 - 17:43 WIB

Puluhan Tahun Diterjang Air Pasang, Warga Labuhan Ruku Harapkan Solusi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page