Mangarai Barat — Pemilihan bupati dan wakil bupati Manggarai Barat tinggal hitungan hari menuju pencoblosan 27 November 2024.
Berbagai tahapan telah dan sedang dilalui oleh masing-masing Paslon, baik Paslon 01 Mario Richard ataupun paslon 02 Edi Weng.
Menariknya dalam perjalanan tahapan kampanye, banyak diksi dan narasi yang sengaja dibangun sebagai bentuk dukungan dari masing-masing kubu. Hal ini menjadi bukti keseriusan masyarakat dalam mendukung kandidat yang mereka jagokan, dapat dipastikan dalam setiap pergerakan sebut saja semangat dari setiap instrumen penggerak di lapangan dari paslon Mario-Richard berjibaku tidak kenal lelah siang malam bekerja total guna memenangkan paslon yang mereka cintai.
Dalam sebuah kesempatan tim tempotimur.com menyambangi salah satu tokoh muda sekaligus politisi Perindo asal Welak, Hendrikus Jehudin, S.H dikediamannya di kecamatan Welak. Hendrik mengatakan, sebagai kader muda Welak yang berada dalam 9 barisan Partai koalisi Mario Richard merasa terharu dan bangga mengalirnya dukungan masyarakat dari berbagi kalangan terhadap pasalon Mario Richard hingga saat ini.
Kata Hendrik, ini sebagai bukti nyata mayoritas rakyat Manggarai Barat sepakat lahirnya pemimpin baru dengan tagline “Harapan Baru Mabar” dengan Visi Misi dan program kerja prioritas telah dipaparkan oleh paslon Mario Richard.
Hendrik mengungkapkan 4 hari kegiatan kampanye terbatas di Welak, meski terkadang hujan lebat, masyarakat Welak tetap bersemangat berkorban untuk sukseskan kampanye terbatas di setiap kampung.
“Relatif sama situasinya di setiap titik kunjungan di 12 kecamatan se-Manggarai Barat. Ini wujud kecintaan terhadap pasalon ‘Anak Momang,” kata Hendrik. Senin, (18/11/2024) malam.
“Lebih khusus di Welak, dukung Mario Richard, bukan sekedar pilihan politik semata, lebih pada suasana bathin yakni Mario Richard adalah Welak dan Welak adalah Mario Richard, disambut tepuk tangan meriah dari ratusan keluarga yang hadir, tegas Hendrik pada saat orasi di kampung Subu desa Semang” lanjutnya. Senin siang, 18-14-2024.
Di tempat yang sama Hendrik menyampaikan bahwa sosok Richard Sontani adalah orang muda yang luarbiasa, baik dari aspek pendidikan maupun pengalaman kerja dibirokrat.
“Dan lebih penting kita merasakan aura positif setelah berinteraksi dengan beliau”. Pernyataan ini memicu cawabup Richard Sontani ‘imus rebok’ sambil melambaikan tangan kegirangan.
Di tempat berbeda yakni kampung Naha Desa Pengka, 17-11-2024 Afen Malis menyampaikan hal yang tak biasa. Kata Afen, kontestasi politik kali ini cukup spesial, hadirnya pasalon orang muda Mario Richard.
“Kami beberapa teman orang muda Welak hampir setiap pemilu ikut bertarung sebagai wujud kecintaan untuk kemajuan Mabar, lebih khusus Welak. Sehingga momentum pilkada 2024 ini terasa spesial, saudara kita Mario Pranda hadir dihadapan kita memohon dukungan keluarga besar desa Pengka, ‘main sampai menang,” kata Afen.
Baik Hendrik maupun Afen memohon kepada seluruh pendukung Mario Richard untuk tetapkan pilihan kepada Anak Momang, tidak tergoda bilamana ada upaya pembelokan pilihan menuju TPS.
“Pembelokan hati nurani, misalnya lewat politik uang, pemberian barang, intervensi pihak lain. Mari kita saling menguatkan satu sama lain memenangkan kompetisi ini serta memastikan pesta demokrasi ini berjalan baik,” pungkas Afen.
Senada dengan Afen, Hendrik meminta pihak penyelenggara pemilu dari tingkat kabupaten hingga TPS serta Bawaslu tingkat Kabupaten hingga TPS untuk terus memastikan pesta demokrasi berjalan pada jalur yang benar tanpa kecurangan yang dapat mencederai marwah demokrasi di Manggarai Barat.
Di rumah kediamanya, Hendrik optimis dari rangkaian proses lahirnya paslon Mario Richard hingga tatap muka, antusias masyarakat dari kampung ke kampung di seluruh Manggarai Barat, kerja-kerja keluarga, relawan dan parpol koalisi yang luar biasa, sangat yakin pasalon Mario Richard menang.
“Welak Neka GEGO, Neka HESOT berkomitmen nyata menangkan Anak Momang, aura kemenangan sudah nampak, kobarkan semangat main sampai menang untuk seluruh keluarga besar MPRS seantero Mabar, anak momang dihati” ungkap Hendrik.
Pada titik kampanye di Weto desa Galang, 16-11-2024, tokoh muda Benediktus Datul (mantan kades Galang) menyampaikan pesan politik, Mario Richard merupakan representasi orang muda untuk membangun Mabar, oleh itu saya mengajak kita semua bergandengan tangan untuk memenangkan pasalon Mario Richard di kecamatan Welak.
“Paslon Mario Richard kebangkitan orang muda bertarung pilkada Mabar dan Welak bagian yang tidak terpisahkan, tanggal 27 November 2024 coblos nomor 1 pasalon Anak Momang,” tutup Benediktus
(Ricky)






















