Batu Bara Kehilangan Tokoh Pemekaran H. Ok Arya Meninggal Dunia

- Penulis

Sabtu, 2 November 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batu Bara — Masyarakat Kabupaten Batu Bara di rundung duka setelah mengetahui kabar duka seorang tokoh pemekaran Kabupaten Batu Bara telah menghembuskan nafas terkahir di RS Bina Thamren Jl Gatot Subroto Medan sekira 11 Wib, Sabtu (2/11/24) pagi.

Kabar yang di peroleh Media ini Almarhum sebelum Meninggal dunia jatuh di kamar Mandi dan dilarikan ke Rumah Sakit (RS).

Jenazah almarhum rencananya akan di bawa dari Medan ke Batu Bara dan disemayamkan sekitar tempat kediaman rumah anak duka Rizki Ayeta Kelurahan Limapuluh Kota Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batu Bara.

H. Ok Arya Zulkarnaen SH, MM, kelahiran Surakarta, Jawa Tengah pada 24 Maret 1956, adalah salah tokoh Pemekaran Kabupaten Batu Bara yang juga mantan Bupati Batu Bara dua Periode lewat jalur Independen.

Baca Juga  Satu Unit Rumah Permanen di Kecamatan Talawi Terbakar 

Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah pada 1956 ini merupakan bupati pertama di Indonesia yang terpilih dua kali lewat jalur Independen ini tutup usia di usianya ke 68 Tahun.

Juawanda Nasution tokoh Pemuda Kelurahan Labuhan Ruku mengaku sangat merasa kehilangan. Selain beliau adalah tokoh pemekaran, orang tua beliau juga lama tinggal di Keluran Labuhan Ruku.

” Beliau orang baik, beliau banyak berbuat baik untuk Kabupten Batu Bara dan masyarakat, semoga Amal ibadah beliau diterima di sisi Allah Swt, ” doanya.

(Red)

Berita Terkait

Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran
Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 
Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026
Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang
DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025
Puluhan Tahun Diterjang Air Pasang, Warga Labuhan Ruku Harapkan Solusi
Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira
Akademisi Nilai Studi Rekolonisasi di Area Operasional AMMAN Tunjukkan Tren Positif bagi Ekosistem Laut

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 12:46 WIB

Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran

Senin, 20 April 2026 - 12:18 WIB

Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 

Minggu, 19 April 2026 - 21:23 WIB

Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025

Minggu, 19 April 2026 - 17:43 WIB

Puluhan Tahun Diterjang Air Pasang, Warga Labuhan Ruku Harapkan Solusi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page