Halsel – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.
Salah satu tahapan Pilkada adalah pendaftaran pasangan calon yang di jadwalkan KPU pada Tanggal 27 sampai 29 Agustus 2024 mendatang, menjadi pertanyaan Publik di setiap Daerah siapa saja pasangan calon yang nantinya berkompetisi.
Dari Data KPU Sebanyak 508 Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan pilkada serentak 2024 termasuk Kabupaten Halmahera Selatan.
Dari amatan tempotimur.com sejumlah Calon Kepala Daerah di Kabupaten Halmahera Selatan yang menunjukan sikapnya untuk berkompetisi adalah Hasan Ali Bassam Kasuba sebagai calon petahana, Bahrain Kasuba, Eka Dahliani Abusama, Asmar Bani, Rusdi Somadaiyo, Rusihan Jafar dan Agusti Talib.
Dari sekian nama calon tersebut, tiga diantaranya mengklaim bakal mendapatkan sejumlah partai sebagai syarat pencalonan, yakni Hasan Ali Bassam Kasuba, Eka Dahliani dan Bahrain Kasuba.
Namun belakangan ini menjadi Teka Teki Pencalonan Eka Dahliani Abusama di pilkada Halmahera Selatan dan menjadi diskusi hangat di sejumlah warung kopi Halmahera Selatan.
Untuk memastikan pertanyaan publik terkait Isu mundurnya Eka Dahliani sebagai calon kepala daerah yang akan di usung Partai PKB itu.
Sejumlah pengurus DPC PKB Halmahera Selatan Ketika di konfirmasi awak media terkait Pencalonan Eka Dahliani, belum ingin menanggapi hal tersebut.
Menariknya, salah satu pengurus DPC PKB Halmahera Selatan ketika di wacanakan Eka Dahliani sebagai calon Bupati Halmahera Selatan, dirinya menyebutkan sejauh ini tidak ada pernyataan dari Eka Dahliani untuk mengundurkan diri dari Calon Bupati, dan PKB sudah tentunya mengusulkan figur yang siap berkompetisi.
Pernyataan ini kemudian di asumsikan sejumlah pengunjung warung kopi kedai katu, jika Eka Dahliani belum siap untuk berkompetisi di pilkada Halmahera Selatan.
Menanggapi hal ini, Koordinator Relawan “Eka Adalah Kita”, Hatim Kailul membantah wacana yang menyebar saat ini terkait gagalnya pencalonan Eka Dahliani di pilkada Halmahera Selatan itu hanya wacana liar.
“Sejauh ini Ibu Eka tidak pernah mengeluarkan sikap untuk mundur dari pencalonan, dan beliau siap berkompetisi di pilkada Halmahera Selatan, wacana itu biasa di warung kopi” Kata Hatim
Lanjut Hatim, terkait kesiapan Eka Dahliani beliau sangat siap dan dalam waktu dekat sudah mengantongi rekomendasi dalam bentuk B1KWK Dari PKB.
Menjadi pertanyaan, pernyataan Hatim dalam waktu dekat akan mengantongi B1KWK PKB, namun terkait isu mundurnya Eka dari pencalonan atau tidak, Pengurus DPC PKB memilih untuk tidak menanggapi hal tersebut.
(MS)









