Agus Flores: Masyarakat Harus ikut Mengelola Warisan Budaya

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2024 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | Tempo Timur – Agus Flores Menyoroti Pemberitaan Kritik dan Harapan Masyarakat untuk Kelestarian Cagar Budaya Berkelas Dunia.

Kampung Seni Candi Borobudur merupakan sebuah warisan budaya dunia yang memegang nilai sejarah dan kebudayaan yang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, proses penataan kawasan dan pembangunan Kampung Seni Borobudur di Dusun Kujon telah menimbulkan kritik dan harapan dari masyarakat Asli Borobudur.

Agus Flores yang bernama lengkap Raden Mas MH Agus Rugiarto, S. H, Keturunan Raja Majapahit Menanggapi pentingnya melestarikan Borobudur sebagai Situs Warisan Budaya Dunia dan Kawasan Cagar Budaya Nasional.

Dia menekankan bahwa pembangunan dan penataan kawasan harus dilakukan dengan memperhatikan konsep Wibawa, Kontemplatif, dan Inspiratif, serta menjadikan kawasan sebagai tempat edukasi, penelitian, dan wisata yang berkualitas dunia.

Baca Juga  FRN Buat KTA Seumur Hidup, Agus Flores : Biarkan Organisasi Ini Berkembang, Tanpa Harus Menjatuhkan

Agus Flores mengingat ke pemerintah apa yang jadi keinginan Masyarakat Borobudur agar melakukan kajian dampak penataan/pembangunan secara cermat dan sesuai dengan Operational Guidelines UNESCO. Mereka menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pengembangan kawasan sangat penting untuk mencapai tujuan kelestarian dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu menurut ketus Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara menjelaskan bahwa perijinan dan dokumen AMDAL juga harus disiapkan dengan baik dan disampaikan kepada Word Heritage Committee untuk mendapatkan klarifikasi atas evaluasi dampak potensi proyek pembangunan. Kajian Dampak Penataan dan AMDAL perlu disempurnakan, dan kegiatan konstruksi harus dilakukan dengan memperhatikan perencanaan dan kriteria yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, Pemerintah juga harus mendengarkan masukan dari masyarakat, melibatkan dalam proses pengembangan kawasan, dan menjaga kelestarian Candi Borobudur sebagai warisan leluhur termasuk salah satu warisan budaya dunia yang menjadi kebanggaan Indonesia.

Baca Juga  Pulang ke Kampung Halaman, Dato' Mohd Zaki Bersama Sembilan Saudara Kandung Ziarah Kubah Keramat Batu Bara

Agus Flores Menegaskan kepada Semua pihak diharapkan dapat bekerjasama untuk memastikan keberlanjutan dan kelestarian cagar budaya berkelas dunia ini.

” Pembangunan kampung seni Borobudur di Dusun Kujon, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, mengharapkan penataan pembangunan kampung seni tersebut telah memperhatikan dokumen lingkungan (AMDAL) dan kajian dampak terhadap cagar budaya. Masyarakat harus ikut dalam pengelola taman wisata candi Borobudur sesuai dengan AMDAL.

” Apalagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang untuk tidak merekomendasikan pembangunan kampung seni Borobudur sebelum menyelesaikan penilaian terhadap kawasan cagar budaya.

Pemerintah harus menjawab pertanyaan Masyarakat tentang pembangunan kampung seni tersebut telah memenuhi kajian dampak penataan pembangunan cagar budaya dan sudah memiliki dokumen AMDAL.

Baca Juga  Ketum PW-FRN Agus Flores: Hanya Polri APH Dukung Presiden, yang lain " Omdo"

“Keturunan Raja Majapahit berharap penataan kampung seni Borobudur dapat melindungi cagar budaya dari dampak-dampak yang mungkin timbul akibat pembangunan dan kawasan Candi Borobudur dapat menjadi destinasi wisata budaya dan sejarah yang berkualitas tinggi.pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Warnai MPLS di SDN 39 Hulondalangi, Hadirkan Kasat Lantas Polresta Gorontalo
Dukung Kolaborasi JMSI-Dunia Usaha, Fritto Chicken Siapkan Voucher Gratis di Family Gathering 
Pembentukan Laskar Gibran Papua Barat Rampung, Siap Kawal Program Strategis Pemerintah
Pertamina Jadi Mitra Perdana Uji Coba Skema Pengawasan Pajak Baru DJP, Pelindo dan PLN Menyusul
Pdt Lucas Kmur Ajak Umat Tetap Teguh Berdoa dan Jaga Persatuan di Tengah Situasi Papua Pegunungan
Sejumlah Advokat Ancam Gelar Aksi di Depan Bareskrim Polri, Tuntut Proses Hukum Sesuai KUHAP
Wabup Murung Raya Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Pererat Solidaritas Insan Pers
Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Warnai MPLS di SDN 39 Hulondalangi, Hadirkan Kasat Lantas Polresta Gorontalo

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:20 WIB

Dukung Kolaborasi JMSI-Dunia Usaha, Fritto Chicken Siapkan Voucher Gratis di Family Gathering 

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:03 WIB

Pembentukan Laskar Gibran Papua Barat Rampung, Siap Kawal Program Strategis Pemerintah

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:08 WIB

Pertamina Jadi Mitra Perdana Uji Coba Skema Pengawasan Pajak Baru DJP, Pelindo dan PLN Menyusul

Senin, 13 Juli 2026 - 10:35 WIB

Pdt Lucas Kmur Ajak Umat Tetap Teguh Berdoa dan Jaga Persatuan di Tengah Situasi Papua Pegunungan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page