Jelang Paskah dan Idul Fitri, Polres Mabar Bersama Instansi Terkait Cek Peredaran Kebutuhan Pokok

- Penulis

Rabu, 27 Maret 2024 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Labuan Bajo|Tempo Timur – Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pedagang di Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat untuk mengecek peredaran bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Selain Polres Manggarai Barat, ada juga beberapa instansi terkait yang turut mengikuti kegiatan tersebut yakni Dinas Kesehatan Mabar, Puskesmas Labuan Bajo, Satuan Polisi Pamong Praja Mabar dan Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) Mabar.

“Kunjungan ini untuk memastikan barang kebutuhan pokok aman dikonsumsi, khususnya menjelang hari raya Paskah dan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang,” kata Kapolres Mabar, AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M. melalui Kasi Humas, Iptu Eka Darma Yuda saat dikonfirmasi pada Rabu (27/03/2024) siang.

Ia juga menjelaskan, pengawasan pangan menjelang Hari Raya Paskah 2024 dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah dilakukan seiring peningkatan peredaran pangan, baik pangan olahan maupun bahan baku pangan. Kegiatan ini selalu dilaksanakan pada momen hari besar keagamaan.

Baca Juga  Knalpot Racing Hingga Miras Dikeluhkan Warga Manggarai Barat, Polres Mabar Beri Sosialisasi

“Ini merupakan upaya preventif dan kewaspadaan terhadap adanya peredaran pangan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan yang dapat berisiko terhadap kesehatan,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak Senin (25/03/2024) lalu, tim gabungan sudah menyisir sebanyak empat toko. Hasil pemeriksaan didapatkan ada 12 jenis produk pangan olahan dan 20 jenis produk non pangan yang tidak memenuhi persyaratan yakni menjual produk yang kedaluwarsa atau rusak.

Dari 32 produk itu ditemukan 3 jenis produk tanpa izin edar sebanyak 24 buah, 28 jenis produk kedaluwarsa sebanyak 940 buah, dan satu jenis produk rusak atau penyok ada 1 buah.

“Kami melihat memang masih ada potensi penjualan pangan olahan dan non pangan yang tidak terawasi oleh pelaku-pelaku usaha dalam mendistribusikannya,” tutur Kasi Humas.

Baca Juga  Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin Buka Pemusatan Latihan 59 Orang Calon Paskibraka Murung Raya

Lebih lanjut, kepolisian dengan dukungan instansi terkait lainnya di Manggarai Barat terus mengantisipasi kalau masih ada barang-barang yang kadaluwarsa maupun barang tertentu yang dapat dipalsukan oleh pembuatannya. Jika ditemukan maka akan ditarik demi kenyamanan masyarakat konsumen.

“Termasuk juga kue-kue lebaran kita lakukan pengecekan, karena kelompok makanan itu memang paling rawan kadaluwarsa,” jelasnya.

Selain itu, Mantan Kapolsek Macang Pacar itu mengimbau para pedagang maupun pemilik toko modern untuk segera menarik bahan makanan apabila menemukan kemasan yang sudah rusak dan bahan makanan yang telah melampaui tanggal kadaluwarsa untuk dimusnahkan.

Idealnya pelaku usaha harus mengontrol setiap saat dari etalase atau pajangan yang ada di sarana mereka untuk memeriksa kemungkinan adanya produk yang rusak.

Baca Juga  Membeludak, Ribuan Massa Pendukung dan Pengusung Hadiri Kampanye Baharuddin-Syafrizal 

“Kami imbau konsumen cerdas memilih produk, perhatikan sampling setiap kemasan, label, izin edar dan tanggal kedaluwarsa. Jangan sampai nanti saat Paskah maupun Lebaran bulan April mendatang, masyarakat pada keracunan makanan ataupun mengalami alergi,” ungkap Pak Eka sapaan akrabnya.

Dia juga mengingatkan, dalam ketentuan perundang-undangan, menjual produk yang kedaluwarsa atau rusak dapat diberi sanksi administratif yaitu produknya ditarik dan dimusnahkan. Bahkan bisa juga sampai dilakukan penghentian usahanya untuk mendistribusikan atau dicabut izin usahanya.

“Kami berharap kepada pengusaha untuk mematuhi semua peraturan terkait semua produk pangan dan olahan terutama sekarang banyak konsumen yang perlu di jelang hari raya keagamaan,” pungkasnya.

Reporter : Firmus Yudal

Berita Terkait

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok
Pelindo Regional 4 Fakfak Kumpulkan 343,70 Kg Sampah Botol Plastik di Area Pelabuhan
Bebie Apresiasi Gerak Cepat TNI-Polri Tangani Karhutla di Murung Raya
Dina Maulidah Apresiasi Kesiapsiagaan BPBD Hadapi Potensi Karhutla
Prabowo Bahas Penataan BUMN, 290 Perusahaan Disebut Telah Ditutup
Dina Maulidah Dorong Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi dan Pariwisata Murung Raya

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 02:46 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 21:38 WIB

Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok

Senin, 7 September 2026 - 19:40 WIB

Pelindo Regional 4 Fakfak Kumpulkan 343,70 Kg Sampah Botol Plastik di Area Pelabuhan

Minggu, 6 September 2026 - 22:09 WIB

Bebie Apresiasi Gerak Cepat TNI-Polri Tangani Karhutla di Murung Raya

Berita Terbaru

News

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Selasa, 8 Sep 2026 - 02:46 WIB

Pemkab Murung Raya

Bupati Murung Raya Bagikan Masker kepada Warga di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:39 WIB

DPRD Murung Raya

DPRD dan Pemkab Murung Raya Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 00:04 WIB

You cannot copy content of this page