Presiden Jokowi Minta Seluruh Menteri serta Lembaga Terkait Menjaga Persediaan Pangan Sebelum Ramadhan dan Lebaran

- Penulis

Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | Tempo Timur – Presiden Joko Widodo pada Sidang Kabinet Paripurna mengenai Persiapan Ramadan dan Idulfitri 1445 H serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Kerangka Ekonomi Makro (KEM) di lanjutkan dengan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Tahun 2025,Senin 26/2/2024.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna ini Presiden Joko Widodo menyampaikan beberapa hal yang perlu, pertama, bulan Maret kita akan memasuki bulan Ramadan dan nanti bulan April kita akan merayakan Idulfitri 1445 H.

Jokowi meminta seluruh kementerian/lembaga yang terkait supaya waspada dan memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan khusuk. “Oleh sebab itu, saya minta utamanya menjaga persediaan pangan dan juga stabilitas harga pangan, terutama bahan pokok. Dan juga, percepatan pembagian seluruh paket perlindungan sosial dan jaminan sosial,”ujarnya.

Baca Juga  Wakil Ketua I TP-PKK Murung Raya Ikuti Rakor Kabupaten/Kota, Tanggap Ancaman Narkoba

Lalu yang kedua, cek dengan betul kesiapan infrastruktur dan moda transportasi yang akan digunakan mudik oleh masyarakat. Saya kira itu setiap tahun kita selalu persiapkan, karena ini adalah event tahunan. pesannya.

Kemudian yang ketiga, terkait dengan Rencana Kerja Pemerintah dan Kebijakan Fiskal Tahun 2025. RKP Tahun 2025 dan Kebijakan Fiskal ini adalah jembatan untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan mengakomodasi program-program presiden terpilih hasil Pilpres 2024.

Tapi ini juga, lanjut Jokowi, kita sambil menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU, maka RAPBN Tahun 2025 harus disiapkan dengan memperhatikan hasil pilpres karena yang menjalankan APBN 2025 adalah presiden terpilih.

Yang keempat, terkait Kerangka Ekonomi Makro Tahun 2025, kita harus betul-betul memahami, mengikuti situasi dan risiko ketidakpastian ekonomi global. Kita tahu semuanya bahwa beberapa negara ekonominya sudah masuk ke resesi, seperti Jepang, Inggris, baru saja masuk ke resesi itu.

Baca Juga  DPRD Murung Raya Dorong Sinergi Pembangunan Infrastruktur dan Sektor Pariwisata

Sehingga, antisipasi dalam menyusun target pertumbuhan juga harus mencerminkan kehati-hatian, tapi optimisme dan kredibilitas juga tetap harus kita jaga.

Lakukan penajaman fokus program pemerintah pusat dan daerah dengan menyiapkan contingency plan, jika terjadi gejolak dan krisis, imbuhnya.

Kemudian yang terakhir, untuk postur makro fiskal dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2025, transformasi ekonomi harus, yang telah kita jalani selama 10 tahun terakhir, harus terus berlanjut, sehingga kebijakan fiskal harus mendukung keberlanjutan transformasi ekonomi.

 

[FRN/Ham]

Berita Terkait

Wali Kota Mahyaruddin Salim Pimpin Apel Tekankan Sejumlah Hal Penting Kepada ASN
Bupati Batu Bara Dorong Semangat Kebersamaan dalam Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Kemerdekaan, Kesehatan, dan Tembok Penjara
Bupati Batu Bara Dorong Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter serta Berakhlak
Bursa Kapolda PMJ Memanas! Agus Flores: “Saya Sudah Tahu, Tapi Nggak Bisa Ngomong”
Direktur RSUD Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai Bantah Tuduhan Adanya Pungli, Begini Penjelasanya
PCNU Sumatera Utara Nyatakan Dukungan kepada Gus Yusuf Jelang Muktamar NU di Jombang
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Melepas Keberangkatan 34 Kontingen Pramuka Ikuti Jamnas XII di Cibubur

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Pimpin Apel Tekankan Sejumlah Hal Penting Kepada ASN

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Bupati Batu Bara Dorong Semangat Kebersamaan dalam Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Kemerdekaan, Kesehatan, dan Tembok Penjara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Bupati Batu Bara Dorong Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter serta Berakhlak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Bursa Kapolda PMJ Memanas! Agus Flores: “Saya Sudah Tahu, Tapi Nggak Bisa Ngomong”

Berita Terbaru

News

Kemerdekaan, Kesehatan, dan Tembok Penjara

Senin, 10 Agu 2026 - 16:54 WIB

You cannot copy content of this page