Mayat Wanita Ditemukan Warga Mengapung di Sungai Ternyata Warga Kisaran Timur

- Penulis

Kamis, 24 Agustus 2023 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi bersama warga sekitar mengevakuasi korban mayat wanita diduga hanyut, (foto: humas polres)

Polisi bersama warga sekitar mengevakuasi korban mayat wanita diduga hanyut, (foto: humas polres)

ASAHAN | TEMPO TIMUR – Beberapa hari lalu, Senin (21/8/2023) sekira pukul 14.00 WIB. Warga sekitar dihebohkan penemuan mayat tersangkut rakit ditengah aliran sungai asahan ternyata seorang mayat wanita diketahui warga di Kelurahan Kisaran Timur.

Mayat yang diduga korban hanyut ini diketahui berjenis kelamin perempuan ditemukan warga sekitar Sungai Asahan tepatnya dilokasi Jalan Mentimun, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Asahan, Sumatera Utara.

Sontak saja, lokasi penemuan jenazah perempuan yang diduga korban hanyut ini dipadati penduduk sekitar.

Kapolres Asahan AKBP Rocky Hasuhunan Marpaung melalui Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Parlaungan Pane saat di konfirmasi wartawan, Rabu (23/8) menyebutkan, jenazah korban yang diketahui bernama Indri Gustika Damayanti (24) warga Jalan Kakak Tua Lingkungan V Kelurahan Kisaran Timur, Asahan ini pertama sekali ditemukan oleh Dedi Firmansyah (26) dan Fajar (35) saat akan bekerja.

“Saat melihat jenazah korban yang terapung, Firmansyah dan Fajar turun ke sungai dan membawa jenazah korban ke pinggir sungai agar korban tidak hanyut lagi,” katanya.

Kemudian Firman dan Fajar mengikat jenazah dengan tali, agar tidak hanyut lagi.

“Kemudian Firman dan Fajar langsung melaporkan temuannya kepada Kepling dan dilanjutkan ke Polsek Kota Kisaran,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek mengatakan bahwa benar ada menerima laporan tersebut, dan personel Polsek Kota Kisaran pun langsung meluncur ke lokasi kejadian dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang untuk dilakukan Visum Et Refertum (Ver).

Setelah dilakukan Visum, Jenazah korban pun diserahkan ke pihak keluarga dan pihak keluarga korban meminta agar tidak dilakukan autopsi.

“Karena pihak keluarga sudah ikhlas menerima kematian korban dan selanjutnya jenazah korban diantarkan kerumah duka untuk langsung di semayamkan,” jelasnya. (*/MF)

Berita Terkait

Bansos Turun, Anggaran Makan-Minum Naik, Mahasiswa Banten Protes
Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar
Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Sentang Nibung Hangus
Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai
Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:55 WIB

Bansos Turun, Anggaran Makan-Minum Naik, Mahasiswa Banten Protes

Senin, 14 September 2026 - 14:54 WIB

Dua Kali Tersambar Petir Saat Melaut, Nelayan Tanjung Tiram Alami Luka Bakar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai

Berita Terbaru

Organisasi

Nia Margaretha Nahkodai BPK Oi Tangsel Lewat MUSKOT ke-6

Sabtu, 3 Okt 2026 - 20:54 WIB

You cannot copy content of this page