Percepatan Penurunan Stunting, Walikota Tanjungbalai Butuh Tekankan Kerjasama

- Penulis

Kamis, 13 Juli 2023 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI | TEMPO TIMUR – Wali Kota Tanjungbalai, H. Waris,S.Ag.,MM tekankan ke seluruh peserta butuh kerjasama seluruh instansi dalam percepatan penurunan stunting dipertemuan lintas sektoral rembuk stunting, Rabu (12/07/2023).

“Disini saya tidak panjang lebar, saya tekankan permasalahan Stunting ini tidak hanya dibebankan kepada Pemko Tanjungbalai, melainkan seluruh perangkat dan Instansi di Kota Tanjungbalai harus bekerja sama hingga tingkat lingkungan, agar angka stunting benar benar dapat diturunkan, sesuai dengan arahan dam program pemerintah,” kata Waris.

Dengan terbentuknya tim TPPS stunting, Waris ingin penanganan penurunan angka stunting dapat tepat sasaran melalui koordinasi dengan Dinas KB dan Dinas Kesehatan Tanjungbalai.

“Semoga Tahun ini Kota Tanjungbalai dapat menurunkan Angka stunting hingga 19 % , Sesuai penetapan Nasional,” harap Wali Kota Tanjungbalai.

Rakor yang digelar di Aula Resto Raja Bahagia, Jl. Jamin Ginting, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar itu dihadiri 80 orang peserta terdiri dari para Kapus, Camat, Lurah, serta para tenaga kesehatan se Kota Tanjungbalai.

Kadis Kesehatan Tanjungbalai dr. Hj. Nurhidayah mengatakan upaya perbaikan gizi harus diberikan terhadap seluruh siklus kehidupan, sejak dalam kandungan hingga lansia.

“Stunting bukan lah suatu faktor alami dari keturunan saja, namun juga faktor dari gizi yang tidak tercukupi, mari kita bekerjasama dalam melakukan upaya penurunan stunting pada setiap sektor dan instansi dengan langkah langkah dan program pemerintah,” ujar Nurhidayah.

Ia menambahkan, pengambilan sampel stunting di wilayah Kota Tanjungbalai sebanyak 473 org, dengan angka stunting paling tinggi pada wilayah Puskesmas Sei Tualang Raso sebanyak 88 org dan paling rendah Puskesmas wilayah Kec. Tanjungbalai selatan sebanyak 32 org, dengan presentasi keseluruhan stunting sebesar 26 %.

“Kita menyimpulkan Stunting ini bukan hanya sekedar faktor keturunan, namun juga faktor Perbaikian Gizi, maka sejak dalam kandungan hingga lansia, gizi harus tercukupi, mari kita bekerjasama dalam menjalankan program pemerintah menekan angka stunting,” jelas Kadis Kesehatan.

Sebagai informasi, saat ini angka stunting di Kota Tanjungbalai sebesar 26 % , sesuai target yang ditentukan Prov. Sumut penekanan angka stunting wajib mencapai angka 19 % dengan upaya penurunan minimal sebesar 7 %.

Usai penandatanganan fakta integritas penurunan angka stunting, walikota H waris Tholib foto bersama kepala dinas kesehatan, kepala puskesmas dan OPD dilingkungan Pemkot tanjungbalai.(tfq)

Berita Terkait

1.673 Penerbangan Terganggu Asap Karhutla, Kemenhub: Keselamatan Nomor Satu
Komitmen Wali Kota Tanjung Balai Siap Dukung Sumut Bebas Rabies 2030 
Wali Kota Tanjung Balai Sambut Baik Rencana Berdirinya Klinik Hemodialisa di Kota Tanjung Balai 
Perkuat Barisan Entomolog, Dinkes Batu Bara dan Dinkes Sumut Gelar Pelatihan Surveilans Vektor
Waspada Malaria dan Hanta Virus, Dinkes Batu Bara Gandeng Labkesmas Medan Ambil Sampel di Tanjung Tiram
Cegah Stunting dari Dapur, Dinkes Batu Bara Bekali Kader Olah PMT Pangan Lokal
Puskesmas Kedai Sianam Disupervisi, Dinkes Batu Bara Benahi Mutu Layanan Gizi
Laut Tador Disupervisi Dinkes Batu Bara, Mutu Layanan Gizi & Kesehatan Keluarga Didorong Naik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:39 WIB

1.673 Penerbangan Terganggu Asap Karhutla, Kemenhub: Keselamatan Nomor Satu

Senin, 28 September 2026 - 10:29 WIB

Komitmen Wali Kota Tanjung Balai Siap Dukung Sumut Bebas Rabies 2030 

Rabu, 23 September 2026 - 23:25 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Sambut Baik Rencana Berdirinya Klinik Hemodialisa di Kota Tanjung Balai 

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:54 WIB

Perkuat Barisan Entomolog, Dinkes Batu Bara dan Dinkes Sumut Gelar Pelatihan Surveilans Vektor

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:45 WIB

Waspada Malaria dan Hanta Virus, Dinkes Batu Bara Gandeng Labkesmas Medan Ambil Sampel di Tanjung Tiram

Berita Terbaru

Budaya

Gebyar Batu Bara Bertanjak VII Resmi Ditutup

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:05 WIB

You cannot copy content of this page