Polisi Temukan Kertas Penolakan Rancangan KUHP Baru, Kapolri Intruksikan Usut Tuntas

- Penulis

Kamis, 8 Desember 2022 - 02:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMPO TIMUR

JAWA BARAT – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung tempat kejadian perkara kejadian bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

Dalam tinjauannya, Sigit menegaskan bahwa telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri tersebut.

“Tentunya ini semua akan didalami. Sehingga kita minta kepada seluruh rekan-rekan, untuk bisa membantu kami dan tim agar bisa menuntaskan kejadian secara maksimal. Seluruh tim dan satgas sudah diperintahkan untuk bergerak,” kata Sigit di Mapolsek Astana Anyar, Rabu, 7 Desember 2022.

Menurut Sigit, hingga saat ini ada 11 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Terdiri dari sembilan anggota kepolisian dan satu masyarakat yang mengalami luka-luka serta satu personel polisi meninggal dunia.

“Saat ini kita terus melakukan pendalaman. Terkait proses olah TKP sedang berlangsung tentunya dari olah TKP kita akan melakukan proses pencarian terhadap kelompok yang terafiliasi dengan pelaku yang ada di TKP,” ujar Sigit.

Terkait pelaku, Sigit mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari dan Face Recognition terduga pelaku bom bunuh diri identitasnya adalah, Agus Sujatno alias Agus Muslim.

“Yang bersangkutan pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum empat tahun di bulan September atau Oktober 2021 lalu yang bersangkutan bebas,” ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menyatakan bahwa, terduga pelaku bom bunuh diri tersebut juga terafiliasi dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung, Jawa Barat.

“Saat ini tim terus bekerja menuntaskan peristiwa yang terjadi,” tutur Sigit.

Lebih dalam, kata Sigit, dari hasil penyelidikan sementara ditemukan adanya barang bukti bertuliskan penolakan terhadap pengesahan KUHP baru yang ditemukan dari barang bukti terduga pelaku.

“Kemudian Di TKP kita temukan ada belasan lembar kertas yang bertuliskan protes atau penolakan terhadap rancangan KUHP yang baru saja disahkan dimana didalamnya membahas masalah zinah dan sebagainya,” tutup Sigit.

(Red)

Berita Terkait

Polres Tanjung Balai Gandeng Disdukcapil dan Dinsos Gelar Sosialisasi IKD serta Perlindungan Sosial
Polres Tanjung Balai Sambangi Perguruan Daar Al Falah, Ajak Pelajar Tertib Berlalu Lintas dan Jauhi Tawuran
Pengawasan Pelabuhan Fakfak Diperketat, Polisi Utamakan Keamanan dan Pelayanan Humanis
Kapolres Tanjung Balai Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Kisaran
Jaga Ibadah Minggu, Sat Lantas Polres Tanjung Balai Amankan Sejumlah Gereja
Polres Tanjung Balai Gelar Minggu Kasih di Teluk Nibung, Salurkan Sembako dan Serap Aspirasi Warga
Kapolres Batu Bara Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Kabupaten Asahan
Pantau Distribusi Solar Subsidi Nelayan, Satpolairud Polres Tanjung Balai Pastikan Stok Aman dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Polres Tanjung Balai Gandeng Disdukcapil dan Dinsos Gelar Sosialisasi IKD serta Perlindungan Sosial

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Pengawasan Pelabuhan Fakfak Diperketat, Polisi Utamakan Keamanan dan Pelayanan Humanis

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Kapolres Tanjung Balai Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Kisaran

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Jaga Ibadah Minggu, Sat Lantas Polres Tanjung Balai Amankan Sejumlah Gereja

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Polres Tanjung Balai Gelar Minggu Kasih di Teluk Nibung, Salurkan Sembako dan Serap Aspirasi Warga

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Rumiadi Imbau Warga Waspada Kabut Asap dan Cegah Karhutla

Senin, 5 Okt 2026 - 21:15 WIB

You cannot copy content of this page